Breaking News:

KARIMUN TERKINI

GAS Elpiji 3 Kilogram di Karimun Masih Langka, Warga Terpaksa Masak Pakai Kayu Bakar

Harga gas elpiji 3 Kilogram di Karimun kini dijual dengan harga Rp 25 ribu per tabungnya. Jumlahnya pun kini terbatas.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
ist
GAS Elpiji 3 Kilogram di Karimun Masih Langka, Warga Terpaksa Masak Pakai Kayu Bakar. Foto petugas agen elpiji di Provinsi Kepri. Foto ilustrasi. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Karimun saat ini masih terjadi.

Sejumlah warga Karimun masih mencari gas yang sejatinya diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu itu.

Pantauan TribunBatam.id di pangkalan PT Rama Putra Perkasa, yang berada jalan Raja Oesman, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun,

terlihat puluhan masyarakat harus rela mengantre untuk bisa membeli gas elpiji melon 3 kilogram dengan harga Rp 25 ribu.

Masyarakat harus saling mendahului agar tetap bisa mendapatkan gas karena jumlah yang terbatas, yakni sebanyak 300 tabung saja.

Disperindag Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pengecer gas elpiji 3 kilogram dengan lokasi pertama sidak di kawasan Legenda Batam Center, Kamis (13/2/2020)
Disperindag Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pengecer gas elpiji 3 kilogram dengan lokasi pertama sidak di kawasan Legenda Batam Center, Kamis (13/2/2020) (TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI)

"Kuota yang kita bawa ke pangkalan ini hanya 300 tabung saja," ujar salah seorang petugas supplier dari agen PT Petromas Jaya Abadi kepada TribunBatam.id, Kamis (8/4/2021).

Salah seorang warga, Ana mengaku dibuat repot dengan kelangkaan gas yang terjadi.

Jika dalam sehari tidak bisa mendapatkan gas, maka ia harus memanfaatkan kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan memasak.

"Sekarang ini susah lah dapat gas, harus pusing-pusing ke sana ke mari.

Macam putus harapan, mau balik ke kayu bakar lagi," keluhnya Ana

"Kita minta pemerintah memudahkan ini lah, jadi tak menyusahkan macam ini. Ini saja sudah dekat dua minggu saya mencari gas ini," tambahnya.

Senada juga yang di sampaikan warga lainnya, Sabar, menurutnya, kelangkaan gas Elpiji melon 3 kilogram yang terjadi sangat di rasakan oleh masyarakat.

Baca juga: Gas Elpiji 3 Kilo Langka di Karimun Jelang Ramadhan 2021, Ini Kata Warga dan Kadis ESDM

Baca juga: Manfaat Kartu Pelanggan Gas Elpiji 3 Kg di Tanjungpinang & Sanksi bagi Pangkalan Nakal

Terutama pada tingkat kalangan ekonomi kelas bawah.

"Pemerintah juga seharusnya mengambil langkah agar masyarakat dengan ekonomi tinggi agar tidak menggunakan gas elpiji 3 kilo ini," ucap Sabar.

"Tengoklah (lihatlah-red) seperti yang terjadi saat ini adalah masyarakat dengan ekonomi bawah seperti kita ini yang sulit mendapatkan gas," keluhnya. (TribunBatam.id/Yeni Hartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Karimun

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved