Breaking News:

Ziarah Kubur Jelang Ramadhan, Bagaimana Hukumnya? Begini Penjelasan Lengkap Ustaz Abdul Somad

Tradisi ziarah kubur jelang ramadhan, bagaimana hukumnya? begini penjelasan

Editor: Aminudin
IST
Foto Ilustrasi - RAMADHAN 2021 - ziarah kubur menjelang Ramadhan 

TRIBUNBATAM.id -  Di Indonesia jelang Ramadhan atau di akhir Bulan Sya'ban, umat Islam biasa melaksanakan tradisi ziarah kubur.

Tradisi ziarah kubur ini dilakukan untuk mendoakan orangtua, leluhur, kerabat yang meninggal dunia.

Lantas bagaimana hukum ziarah kubur dalam Islam?
Simak kumpulan hadist nabi yang tidak melarang kegiatan ziarah kubur.

Hadits Ibn Umar ra, Rasulullah saw bersabda “Barang siapa berziarah ke makam bapak atau ibunya, paman atau bibinya, atau berziarah ke salah satu makam keluarganya, maka pahalanya adalah sebesar haji mabrur. Dan barang siapa yang istiqamah berziarah kubur sampai datang ajalnya maka para malaikat akan selalu menziarahi kuburannya”

Ramadhan, tradisi ziarah kubur dilakukan masyarakat Desa Sekernan, Muarojambi." width="700" height="393" data-maxwidth="" data-width="" data-height="" /> Sebelum Puasa Ramadhan, tradisi ziarah kubur dilakukan masyarakat Desa Sekernan, Muarojambi. (tribunjambi/hasbi sabirin)

Namun makruh bagi seorang muslim atau umat muslim perempuan ziarah kubur.

Sebab dikhawatirkan bersedih ketika berada di kuburan dan hal itu yang dilarang dalam Islam.

Ustaz Abdul Somad pernah mendapatkan pertanyaan mengenai hukum ziarah kubur.

Menurut ustaz asal Sumatera itu, ziarah kubur hukumnya diperbolehkan.

Namun, terkait waktunya, tidak terbatas hanya sebatas bulan Ramadhan saja.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved