RAMADHAN 2021
Mengapa Tubuh Terasa Lemas Setelah Berbuka Puasa? Ini Penjelasannya
Saat kita berbuka puasa, tubuh kembali memperoleh energi setelah seharian berpuasa. Namun ada beberapa kasus di mana tubuh menjadi lemas setelah ...
Makanan manis yang dikonsumsi saat berbuka biasanya merupakan karbohidrat sederhana yang mengandung gula tinggi, seperti es buah, kolak, es krim atau minuman bersoda.
Jika makanan dan minuman tersebut dikonsumsi dalam jumlah banyak, maka akan ada peningkatan gula darah secara drastis.
Kadar gula darah yang meningkat akan memicu pengeluaran hormon insulin secara berlebihan yang fungsinya untuk menurunkan kadar gula darah.
Akhirnya, peningkatan insulin ini mengakibatkan penurunan gula darah secara drastis, sehingga kita mengalami hipoglikemia yang menyebabkan tubuh lemas dan pusing.
4. Asupan Msg terlalu banyak
Monosodium glutamate atau penyedap rasa makanan akan memicu tubuh lemas jika dikonsumsi berlebihan setelah berbuka puasa.
Gejala akibat asupan monosodium glutamate yang berlebihan dikenal dengan nama chinese restaurant syndrome.
Di samping rasa lemas, gejala lain yang muncul umumnya nyeri kepala, mudah berkeringat, kulit kemerahan, rasa terbakar di mulut dan tenggorokan, serta mual.
Menurut Putri, tubuh lemas bisa disebabkan oleh kondisi lain, seperti anemia, tekanan darah rendah, dehidrasi karena kekurangan cairan saat berbuka puasa, penyakit tertentu, dan stres.
Mencegah tubuh lemas setelah berbuka puasa
Supaya tubuh tidak terasa lemas ketika berbuka puasa, tips ini bisa kita lakukan:
- Membatasi konsumsi makanan manis atau tidak makan terlalu banyak saat berbuka
- Memenuhi kebutuhan cairan dari air putih
- Tidak mengonsumsi makanan pedas ketika berbuka
- Hindari merokok dan minuman beralkohol
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/dfgdfs.jpg)