BERITA CHINA
Beijing Getol Intimidasi Taiwan dari Laut dan Udara, Sosok Ini Sebut Sebenarnya China Bidik AS
Kukuh mengklaim Taiwan adalah bagian dari negaranya, China terus merangsek negara kepulauan itu dan terus "mengusir" inervensi Negeri Paman Sam
TRIBUNBATAM.id - Kukuh mengklaim Taiwan adalah bagian dari negaranya, China terus merangsek negara kepulauan itu dan terus "mengusir" inervensi Negeri Paman Sam.
Amerika Serikat (AS0 diketahui menjadi yang terdepan menolak klaim China yang melakukan serangkaian provokasi militar di udara dan laut Taiwan.
Seakan tak mau kalah dengan dukungan militer AS ke Taiwan, Beijing malah menggelar latihan perang dekat kawasan sengketa.
Namun, latihan kapal induk China dan meningkatnya serangan ke zona pertahanan udara Taiwan dalam beberapa pekan, ternyata bermaksud memberikan pesan ke Washington untuk mundur.
Hal itu dikatakan sumber keamanan Taipei seperti dikutip Reuters, Jumat (16/4).
Peningkatan aktivitas militer China di dekat Taiwan ini menimbulkan kekhawatiran di Taipei maupun Washington.
Kendati pejabat kedua negara memahami bahwa latihan itu bukan tanda bahwa China akan segera menyerang.
Baca juga: China Tak Main-main Bikin Taiwan Merinding! Xi Jinping Kerahkan 25 Jet Tempur dan Pesawat Pengebom
Baca juga: China Peringatkan AS Berhenti Bermain Api, Tuding Negeri Paman Sam Berkolusi dengan Taiwan
Namun seorang pejabat yang mengetahui perencanaan keamanan Taiwan mengatakan, dari beberapa latihan perang, militer China mempraktikkan manuver penolakan akses untuk mencegah masuknya pasukan asing ke pertahanan Taipei saat perang terjadi.

"China mengklaim bahwa latihan itu berada di dekat Taiwan, tetapi menilai dari lokasinya, itu sebenarnya dimaksudkan untuk militer AS," kata pejabat di Taiwan yang berbicara dengan syarat anonim.
Ketika China berlayar dengan kelompok kapal induk di dekat Taiwan pekan lalu, angkatan udaranya mensimulasikan serangan terhadap kapal-kapal Amerika Serikat (AS).
Meski tidak ada kapal Angkatan Laut AS yang diketahui berada di daerah itu pada saat itu, kata sumber itu.
Angkatan Laut AS telah melakukan transit reguler di Selat Taiwan, yang memisahkan pulau itu dari China.
Baca juga: Taiwan Kena Imbas Perang Dagang China Vs Amerika, Tuding Ambisi Beijing Curi Teknologi
Baca juga: Kecelakaan Kerata Api di Taiwan Tewaskan 52 Orang
Satu sumber keamanan Barat mengatakan penerbangan hampir setiap hari oleh pesawat anti-kapal selam China di bagian paling utara Laut China Selatan mungkin merupakan tanggapan terhadap misi AS di sana.
Termasuk dengan kapal selam, atau untuk menunjukkan kepada Pentagon bahwa China dapat memburu kapal selam AS.
"Mereka tidak mengejar kapal selam Taiwan," kata sumber itu, menunjuk ke empat armada kecil Taiwan, dua di antaranya berasal dari Perang Dunia Kedua.
