Peringati Hari Hemofilia Sedunia, Komunitas Cahaya Hemofilia Bagikan Bunga ke RSBP Batam
Di peringatan Hari Hemofilia Sedunia, Ketua Komunitas Cahaya Hemofilia Batam Sunil berharap, RSBP Batam dapat meningkatkan pelayanannya bagi pasien
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Komunitas Cahaya Hemofilia Batam membagikan bunga kepada dokter, perawat hingga pihak manejemen Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam), Sabtu (17/4/2021).
Kegiatan ini dalam rangka memperingati World Hemophilia Day 2021 atau Hari Hemofilia Sedunia yang jatuh pada tanggal 17 April 2021.
Pembagian bunga ini merupakan bentuk simbolis dan ucapan terima kasih Komunitas Cahaya Hemofilia kepada RSBP Batam yang selama ini telah menangani para pasien hemofilia dengan baik.
"Hari ini bertepatan dengan Hari Hemofilia Dunia, kami membagikan bunga ke manejemen RSBP Batam. Selama ini kami berhubungan sangat baik," ujar Sunil selaku Ketua Komunitas Cahaya Hemofilia Batam.
Dengan begitu, ia berharap ke depannya RSBP Batam dapat meningkatkan pelayanannya, sehingga para pasien hemofilia bisa mendapatkan pengobatan yang maksimal.
Baca juga: Lawan Corona, Komunitas Cahaya Hemofilia dan Relawan Bantu Suplemen untuk Tenaga Medis RSBP Batam
Pada kesempatan itu, Direktur RSBP Batam, dr Afdhalun A Hakim menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Cahaya Hemofilia ini.
Ia juga turut mengucapkan Selamat Hari Hemofilia kepada seluruh penderita hemofilia di dunia.
"Saudara, teman dan kerabat kita yang menderita hemofilia harus terus didukung untuk mendapatkan pengobatan yang kuat dan RSBP Batam ikut bangga karena dapat melayani teman-teman hemofilia untuk mendapatkan penanganan di RSBP Batam," tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Komunitas Cahaya Hemofilia merupakan komunitas atau perkumpulan yang menaungi para penderita hemofilia di Batam.
Sementara itu, Sunil mengimbau, apabila masyarakat menemukan gejala-gejala hemofilia pada orang terdekat, kerabat, ataupun saudara dapat menghubungi Komunitas Cahaya Hemofilia dan juga segera untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.
"Kita dengan senang hati merangkul teman-teman, apabila ditemukan gejala-gejalanya, kami siap membantu," tuturnya.
Ia juga berharap kepada pemerintah agar dapat membuka lapangan pekerjaan bagi penderita hemofilia di Batam.
"Meskipun fisiknya tidak bisa kerja berat, namun mereka bisa memberikan sumbangan pikirannya untuk bekerja. Tak hanya itu, anak-anak penderita hemofilia di Batam juga ada yang putus sekolah.
Semoga Pemerintah Kota Batam dapat memberikan sarana pendidikan untuk mereka. Baik formal dan non-formal," tutupnya.
(TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1704komunitas-cahaya-hemofilia-batam.jpg)