Breaking News:

PENANGANAN COVID

RSUD Embung Fatimah Rawat 25 Pasien Covid-19, Tegaskan Belum Temukan Varian Baru Corona

RSUD Embung Fatimah kini merawat 25 pasien covid-19 di Batam. Seluruhnya merupakan pasien terkonfirmasi virus corona di Batam.

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
RSUD Embung Fatimah Rawat 25 Pasien Covid-19, Tegaskan Belum Temukan Varian Baru Corona. Foto tampak depan RSUD Embung Fatimah Batam. 

"Saat ini tingkat kesembuhan mencapai 91,6 persen, tingkat kematian 2,4 persen, dan tingkat kasus aktif 5,9 persen," ungkap Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi.

Akibat adanya temuan kasus baru tersebut, Kota Batam didominasi zona merah, yaitu Sei Beduk dengan 45 kasus, Sagulung 23 kasus, Batam Kota 98 kasus, Bengkong 44 kasus, Lubuk Baja 36 kasus, Sekupang 54 kasus, dan Batuaji 53 kasus.

Dua kecamatan pun kini berzona oranye, yaitu Nongsa 15 kasus, dan bahkan Kecamatan Belakangpadang yang semula berzona kuning pun kini terdapat temuan kasus membludak menjadi 14 kasus baru.

Sedangkan Kecamatan Batu Ampar masih berzona kuning dengan 10 kasus dirawat, dan dua kecamatan di Hinterland, yaitu Galang dan Bulang masih zona hijau covid-19.

Baca juga: Mutasi Virus Corona N439K, Apakah Benar Lebih Berbahaya?

Baca juga: Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Bintan, Ajak Warga Tekan Penyebaran Covid-19

Kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Embung Fatimah Batam, Minggu (30/8/2020). Sejumlah tenaga medis di RSUD Embung Fatimah telah menjalani pemeriksaan swab, Sabtu (29/80 kemarin.
Kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Embung Fatimah Batam, Minggu (30/8/2020). Sejumlah tenaga medis di RSUD Embung Fatimah telah menjalani pemeriksaan swab, Sabtu (29/80 kemarin. (TribunBatam.id/Ian Sitanggang)

Penjelasan IDI Kepri

Ketua Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Kepri, dr Rusdani meminta warga lebih waspada untuk menerapkan protokol kesehatan.

Dia menjelaskan saat ini peningkatan kasus Covid-19, di Kepri terus meningkat.

Virus Corona itu masih ada, masyarakat harus lebih prepentif lagi dalam menerapkan Protokol kesehatan.

"Kami juga mendapat informasi dari Kementerian Kesehatan atau Kemenkes RI, jika varian baru kasus corona sudah ada di Batam.

Jadi ini yang sangat kami khawatirkan," sebut Rusdani.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved