VIRUS CORONA DI LINGGA
Empat Remaja di Lingga Positif Covid-19, Warga Kecamatan Singkep
Empat remaja di Lingga yang positif covid-19 merupakan bagian dari penambahan 5 kasus baru yang terhimpun Minggu (19/4/2021).
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
Berikut riwayat dari 5 kasus baru covid-19 di Lingga tersebut:
1. Pasien nomor 059 atas nama Tuan D usia 55 tahun.
Pria asal Kecamatan Singkep ini mempunyai riwayat melakukan perjalanan ke Pekanbaru dan tiba di Dabo Singkep pada 1 April 2021.
Tuan D sendiri mempunyai gejala batuk dan di rest swab rt-pcr pada 14 April, dengan hasil menunjukkan positif dari BTKLPP kelas 1 Batam pada 18 April.
2. Pasien nomor 060 atas nama nona DD.
Perempuan dengan usia 18 tahun ini mempunyai riwayat perjalanan ke Pekanbaru pada 11-26 Maret 2021.
Nona D sendiri timbul gejala pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot dan timbul gejala Anosmia atau hilangnya indera penciuman, kemudian dilakukan tes antigen dengan hasil reaktif.
Selanjutnya, perempuan asal Kecamatan Singkep ini melakukan swab rt-pcr pada 13-14 April dan menunjukkan hasil positif dari BTKLPP kelas 1 Batam pada 18 April.
3. Konfirmasi pasien nomor 061 atas nama nona AS usia 15 tahun.
Yang bersangkutan timbul gejala batuk, pilek, dan anosmia.
Kemudian, AS melakukan tes antigen dengan hasil reaktif dan dilakukan swab rt-pcr yang menunjukkan hasil positif dari BTKLPP kelas 1 Batam.
4. Pasien nomor 062 atas nama nona NN.
Remaja perempuan yang berusia 17 tahun ini mempunyai gejala demam, batuk, pilek, sakit kepala, lemah dan nyeri otot.
Kemudian langsung dilakukan tes swab RT-PCR yang menunjukkan hasil positif.
5. Terakhir pasien nomor 063 atas nama nona SA, seorang remaja perempuan yang berusia 16 tahun.
SA sendiri mempunyai gejala sakit kepala, yang kemudian dilakukan pengambilan swab rt-pcr pada 14 April lalu, yang menunjukkan hasil positif dari BTKLPP kelas 1 Batam.(TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Lingga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/proses-vaksinasi-corona-di-lingga.jpg)