KECELAKAAN DI BATAM
Mobil Pejabat Balai Karantina Pertanian Batam Terlibat Kecelakaan Maut di Batam Center
Kepala Balai Karantina Pertanian Batam, Joni Anwar membenarkan mobil Nissan X-trail putih BP 1064 C yang terlibat kecelakaan maut milik instansinya
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Terungkap, mobil Nissan X-trail putih pelat BP 1064 C yang terlibat kecelakaan maut di Simpang Kalista, Batam Center, Kota Batam, Minggu (18/4/2021) lalu adalah kendaraan milik instansi Balai Karantina Pertanian Batam.
Dalam kecelakaan beruntun ini, seorang pengendara motor, Winni Yulia Safitri tewas di tempat.
Diketahui, mobil berpelat merah BP 1064 C itu dikemudikan salah satu pegawai Balai Karantina Pertanian. Dari informasi yang dihimpun Tribun Batam, pengendara mobil tersebut berinisial MH.
Kepala Balai Karantina Pertanian Batam, Joni Anwar membenarkan mobil Nissan X-trail putih itu kendaraan milik instansinya.
Namun pihak Balai Karantina Pertanian Batam masih enggan menyebutkan identitas dan jabatan pegawai tersebut. Ia memilih menyerahkan pemeriksaan kepada pihak kepolisian.
Baca juga: Kronologis Mobil Plat Merah Tewaskan Pengendara Motor, Melaju Kencang Sebabkan Kecelakaan Beruntun
Baca juga: KECELAKAAN Beruntun di Batam, Pengendara Motor Tewas di Tempat
"Ya, benar itu mobil Balai Karantina Pertanian Batam. Tapi kami serahkan saja kasusnya ke kepolisian," ujar Joni ketika dihubungi, pada Senin (19/4/2021).
Pihak Balai Karantina Pertanian mengaku akan memfasilitasi proses mediasi antara pelaku dan keluarga korban dalam kecelakaan maut tersebut, apabila diperlukan.
Joni menyatakan saat ini pelaku, yang merupakan pegawainya tersebut masih dalam kondisi trauma pasca kecelakaan.
"Kami siap memfasilitasi, tapi belum sejauh itu pembicaraannya, yang bersangkutan masih trauma," ujar Joni.
Korban Laka Maut Tinggalkan Seorang Anak Balita
Diberitakan sebelumnya, kepergian Winni Yulia Safitri, atau Winni, menyisakan luka mendalam bagi keluarga atau kerabat terdekat.
Sejumlah teman dekatnya pun menuliskan pesan haru di media sosial terkait kematian Winni.
"Semoga amal ibadahnya dan dosa-dosanya diampuni Allah SWT. Beliau orangnya baik, gak ada kata marah selalu tawa senyum jika dekatnya," tulis teman dekat Winni, Nilarema di akun media sosial Facebook, Minggu (18/4/2021) sekira empat jam lalu.
Tulisan itu disertai dengan gambar keranda jenazah Winni. Terlihat, keranda itu telah ditutupi kain hijau.
Sejumlah kerabat pun tampak berbaris di depan keranda Winni tersebut.
Winni diketahui pergi meninggalkan seorang anak laki-laki. Usianya diprakirakan masih balita.
Sebagaimana diketahui, Winni tewas setelah terlibat dalam kecelakaan maut di simpang Grand Niaga Mas Batam Center.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1904gedung-balai-karantina-pertanian-batam.jpg)