BATAM TERKINI
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Stok Alat Reagen Cukup Seminggu, Walikota Ajak Forkopimda Cari Solusi
Jumlah kasus Covid-19 semakin meningkat, Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Kota (Pemko) Batam digelar.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jumlah kasus Covid-19 semakin meningkat, Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Kota (Pemko) Batam digelar.
Rakor ini dipimpin oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokopimda).
Dalam rapat ini, Rudi meminta para pejabat yang hadir seperti Dandim, Kapolres, Kejaksaan, dan lainnya memberikan masukkan terkait Covid-19.
Salah satunya rendahnya kesadaran masyarakat Kota Batam dan rengganggnya penerapam protokol kesehatan kota Batam.
Rudi menuturkan dalam waktu dekat, Batam diundang ke Singapura tentang investasi tenaga surya.
Investasi ini mencapai 2 sampai 3 miliar dolar Amerika Serikat.
"Kalau ini masuk maka listrik turun karena ada penyeimbang. Semoga uang pengusaha sudah siap. Makanya kasus Covid-19 harus turun," katanya.
Di tempat yang sama, Perwakilan KKP, Romel mengatakan peningkatan kasus tak hanya di Batam melainkan secara nasional dan internasional.
Penerapan protokol kesehatan perlu ditingkatkan.
"Resiko Covid-19 cukup tinggi di Batam," katanya.
Baca juga: SEMPAT 2 Kali Ganti Nama, Kini Hotel Goodway Batam Disita Kejagung RI, Terkait Kasus Dugaan Korupsi
Pengendalian Covid-19 ada 2 hal, pertama pengendalian di Batam dan orang yang datang ke Batam.
Apabila membentuk tim Satgas untuk screening pengunjung yang datang.
Penularan Covid-19 tak hanya dari dalam melainkan pendatang dari luar juga.
"Setiap yang datang wajib swab PCR itu memang bagus. Seperti di Kalimantan. Tergantung kita apakah kita mampu," katanya.
Perwakilan BTKL PP Batam mengatakan kondisi alat PCR saat ini ada 4. Yang rusak ada 1 sedang menunggu sparepartnya dari luar negeri. Hanya 2 saja yang masih bagus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/20042021rapat-covid-19.jpg)