KEJADIAN POPULER BATAM
Kejadian Populer Batam: Mulai dari KECELAKAAN KERJA PT Marcopolo hingga Pelayaran Kapal PELNI
Tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Rabu (21/4/2021)
Ketiga pemuda itu sepakat untuk tidak melanjutkan dugaan pengerusakan dan penganiayaan yang terjadi di simpang Tembesi Sayur, Sagulung, Selasa (20/04/2021) malam.
Langkah kesepakatan berdamai ditempuh kedua belah pihak setelah beberapa jam menjalani pemeriksaan di unit Reskrim Polsek Sagulung.
"Mereka sudah sepakat berdamai, kasusnya tidak dilanjut. Dua warga mengganti kerugian kaca mobip yang dipecahkan," ujar Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf saat dihubungi, Rabu (21/4/2021) siang.
Kapolsek menyebutkan kesepakatan untuk berdamai diambil kedua pihak setelah berpikir panjang.
"Kalau sudah sepakat damai, kasusnya pun ditutup," ucapnya.
Sebelumnya mobil Toyota Avanza bernopol BP 1749FC milik Ricky tampak rusak, kaca mobil bagian depan sebelah kiri terlihat hancur.
Selengkapnya baca, Bertikai hingga Saling Lapor Polisi, Oknum Satpol PP dan 2 Warga Sagulung Akhirnya Damai
• Kejadian Populer Batam: Dari Isu KLB di Internal PKB hingga Rudi Terseret Tudingan Minta Jatah
5. Kadinkes Batam Bantah Vaksin Covid-19 Sebabkan Pembengkakan Jantung
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi menyebutkan, pembengkakan jantung yang dialami salah sorang guru di daerah Batuaji tidak ada hubungannya dengan pemberian vaksin kepada tenaga pengajar beberapa waktu lalu.
Didi mengatakan, guru tersebut memiliki riwayat penyakit dan sudah punya pembengkakan jantung. Hanya saja kemungkinan tidak bergejala.
"Tak ada hubungan dengan vaksin. Kemungkinan gak bergejala atau saat ditanya tidak jujur atau tidak tau kalau yang bersangkutan punya sakit," ujarnya saat menanggapi keluhan saudara guru tersebut di media sosial, Rabu (21/4/2021).
Menurut Didi, proses pemberian vaksin ini sangat ketat.
Di mana tiap penerima vaksin akan dicek kesehatannya terlebih dahulu.
Bagi yang mempunyai gejala penyakit atau memiliki penyakit tidak akan diperbolehkan untuk disuntik vaksin Covid-19.
"Skrining kita kan berdasarkan format STDR kementrian, cek tensi, nadi dan suhu," kata Kepala Dinas Kesehatan Batam itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kejadian-populer-batamleo.jpg)