Breaking News:

Festival Jalur Rempah 2021, Wagub Kepri Marlin Agustina Sambut Positif, Ini Arti Pentingnya

Wagub Kepri Marlin Agustina menilai, kegiatan jalur rempah sebagai salah satu wahana untuk mengenalkan kejayaan perairan Indonesia ke generasi muda

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina saat beraudiensi mengenai Kegiatan Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah 2021 dengan Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Dirjen Kebudayaan di Ruang Rapat Utama Lt. 4 Kantor Gubernur, Kamis (22/4/2021) 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Provinsi Kepri menyambut baik Kegiatan Jalur Rempah singgah di Kepri.

Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina menilai, hal ini sebagai salah satu wahana untuk mengenalkan kepada generasi muda akan kejayaan wilayah perairan wilayah Indonesia, khususnya Kepri.

"Saya harap dengan terlaksananya kegiatan ini yang salah satu titik poin persinggahan KRI Dewa Ruci ke Kepri, khususnya Pulau Bintan, dapat mengenalkan arti pentingnya dalam jejak sejarah jalur rempah ini," kata Marlin, Kamis (22/4/2021).

Saat itu Marlin beraudiensi terkait Kegiatan Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah 2021 dengan Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Dirjen Kebudayaan di Ruang Rapat Utama Lantai 4 Kantor Gubernur Kepri.

Menurut Marlin, dalam sejarah terbukti bahwa laut merupakan jembatan penghubung integritas ekonomi budaya. Salah satu titik penghubung saat itu adalah Pelabuhan Riau yang letaknya di Sungai Carang Tanjungpinang.

Baca juga: Gubernur Kepri Apresiasi BP Jamsostek, Jamin Pendidikan Anak Korban Laka Kerja

Baca juga: Persiapan PON 2021 di Papua, Gubernur Kepri Gelar Rakor dengan KONI, Ini yang Dibahas

"Kawasan ini berkembang pesat pada awal abad 18 dengan adanya sektor perdagangan dengan letaknya yang strategis di jalur dagang Selat Melaka. Ramainya jalur perdagangan pada saat itu membawa dampak sampai saat ini di mana daerah kita menjadi kaya dengan khazanah budaya, kuliner, dan ramu-ramuan," ujarnya.

Marlin pun berharap dengan terlaksananya kegiatan jalur rempah ini, bukan hanya historia jalur rempah yang bisa dikenalkan. Tetapi juga kondisi Provinsi Kepri yang terdiri dari 96 persen lautan, dan potensi-potensi lain yang dapat dikembangkan.

"Dengan adanya kegiatan ini akan sekaligus membuka jalur pemasaran produk-produk UMKM lokal yang tepat dan mudah-mudahan pandemi Covid cepat berlalu, sehingga Kepri dapat terus berkontribusi kepada program jalur rempah ini di tahun-tahun berikutnya," katanya.

Sementara itu, Sekda Kepri, TS Arif Fadilah menyampaikan rasa terima kasih atas masuknya Kepri, khususnya di Tanjungpinang yang menjadi salah satu titik singgah jalur rempah.

"Nantinya pihak kami akan terus berkomunikasi dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya mengenai sosialisasi-sosialisi kondisi kebudayaan Kepri. Karena Kepri kaya akan khazanah budaya. Contohnya Pulau Penyengat yang telah dikenal baik nasional maupun internasional dan telah ditetapkan sebagai Pulau Perdamaian Dunia," kata Arif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved