BATAM TERKINI
WASPADALAH! Covid-19 di Batam Mulai Masuk Gelombang Ketiga
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengingatkan warga Batam agar mewaspadai perkembangan pandemi Covid-19 Kota Batam.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengingatkan warga Batam agar mewaspadai perkembangan pandemi Covid-19 Kota Batam.
Sebab, saat ini perkembangan covid-19 sudah memasuki gelombang ketiga.
Untuk menangani lonjakkan kasus ini, pihaknya sudah menyiapkan tempat alternatif.
Hal ini mencegah apabila tempat yang sudah disediakan tak bisa menampung pasien.
Didi mengungkapkan, adapun tempatnya, Rusun Pemko Batam mampu menampung 200 pasien, Rusun BP Batam 150 pasien, Bapelkes 150 pasien dan Asrama Haji 300 an pasien. Apabila seluruh tempat penuh, akan ditempatkan di hotel-hotel yang bersedia.
"Rapat kita lakukan rutin. Kita langsung koordinasikan dilapangan saja," katanya, Sabtu (24/4/2021).
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Batam mencatat adanya penambahan kasus Covid-19 sebanyak 23 kasus, pada Kamis (22/4/2021).
Kasus baru tersebut, terdiri dari 11 pasien bergejala (Suspek), dan 12 pasien tanpa gejala (Asimptomatik).
Baca juga: APAKAH Bandara Hang Nadim Batam Tutup saat Pemberlakuan Larangan Mudik Jelang Lebaran 2021?
Temuan kasus baru ini mengakibatkan grafik perkembangan kasus di Batam meningkat pesat.
Di minggu ketiga April 2021, telah bertambah 256 kasus aktif dalam seminggu. Angka ini terbilang paling tinggi sejak bertambah 260 kasus di minggu ketiga Desember 2020 lalu.
Saat ini, total kasus Covid-19 pun mencapai 6745 kasus, yang mana 6124 di antaranya telah sembuh, 159 meninggal dunia, dan 462 lainnya sedang dirawat.
"Kini tingkat kesembuhan kasus mencapai 90,7 persen, tingkat kematian 2,3 persen, dan tingkat kasus aktif 6,9 persen," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmardjadi.
Implikasi temuan kasus baru tersebut pun mengakibatkan hampir seluruh wilayah di Kota Batam kini berzona merah. Di antaranya adalah Kecamatan Batam Kota dengan 127 kasus, Sei Beduk 40 kasus, Sagulung 30 kasus, Batuaji 64 kasus, Sekupang 67 kasus, Lubuk Baja 47 kasus, Bengkong 42 kasus, dan Nongsa 23 kasus.
Kecamatan Batu Ampar menjadi satu-satunya wilayah berzona kuning dengan 7 kasus dirawat, disusul Kecamatan Galang dengan 1 kasus. Sementara itu Belakangpadang masih tetap berzona oranye dengan 15 temuan kasus. Sedangkan Kecamatan Bulang masih berzona hijau tanpa kasus Covid-19. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
--
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/26032020_kadis-kesehatan-batam-didi-kusmayardi.jpg)