LINGGA TERKINI
HEBOH Kabar Ferry Berhenti Beroperasi, Kadishub Lingga: Hoaks
Warga Lingga dihebohkan dengan pesan berantai via WhatsApp yang menyebutkan pemberhentian operasi ferry.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Masyarakat Kabupaten Lingga dibuat heboh.
Itu setelah muncul pesan berantai melalui WhatsApp terkait informasi pemberhentian operasi fery tujuan Lingga mulai 24 April 2021 hingga 14 hari kedepan.
Pesan yang mulai beredar di grup WhatsApp pada Sabtu (24/4) itu menyebutkan, bahwa kesepakatan tersebut merupakan hasil rapat jajaran Pemkab Lingga bersama tim Satgas covid untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Pesan itu juga menyebutkan bahwa pesan tersebut merupakan hasil rapat yang baru saja dilakukan Jum'at (23/4) malam di Gedung Daerah, Dabo Singkep, Kabupaten bersama Bupati Lingga.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Selamat ketika dikonfirmasi membantah pesan hoaks yang beredar di warga Lingga itu.
Ia menjelaskan sampai hari ini Pemkab Lingga belum melakukan rapat terkait hal tersebut.
"Kami masih mengacu pada Surat Edaran Gubernur Kepri," kata Selamat kepada TribunBatam.id.
Selamat lalu menjelaskan, Surat Edaran Kepri itu, belum ada pemberhentian untuk transportasi lokal, kecuali memperketat protokol kesehatan (Prokes).
Kemudian, dalam poin 3 surat edaran tersebut juga menyebutkan bahwa khususnya transportasi lokal dalam Provinsi Kepri, bagi perjalanan laut di atas 4 jam wajib menggunakan rapid test atau antigen.
"Untuk Lingga, baik itu dari Batam ke Lingga maupun Tanjungpinang ke Lingga, itu dibawah 4 jam.
Kecuali mungkin ada perubahan cuaca, sekali-sekali bisa diatas 4 jam.
Tapi normalnya kita di bawah 4 jam jarak tempuh.
Baca juga: Motor Rudi Akhirnya Kembali, Sempat Hilang saat Parkir di Depan Warung Sekop Laut Lingga
Baca juga: Ramadhan 2021 di Lingga, Makanan Khas Melayu Lakse Banyak Diincar Pembeli Jelang Buka Puasa
Maka, dari surat edaran Gubernur itu dapat disimpulkan bahwa untuk ke Lingga, Insya Allah kita tetap masih berjalan dan kemungkinan tidak menggunakan rapid test maupun antigen jika mengacu pada 4 jam ke atas," ungkapnya.
Ia pun mengimbau agar warga Lingga yang ingin mudik ke Lingga tidak gegabah.
"Intinya tetap kita mengacu kepada surat edaran.
Kalau pun ada informasi terbaru, akan disampaikan secara resmi melaui media, baik itu online maupun cetak.
Kami berharap Kabupaten Lingga tetap mengacu kepada surat edaran Gubernur Kepri," harapnya.
Sementara itu, hal senada juga disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga, Wirawan Trisna Putra.
"Memang tadi malam tidak ada rapat membahas info yang beredar," sebut Wirawan.
Dari penelusuran TribunBatam.id, ternyata pesan tersebun tersebut merupakan pesan lama yang.
Tepatnya pada Maret 2020 yang sengaja diedit dengan mengubah bulan dan tahun.
Kebijakan dari pesan itu merupakan kebijakan dari Pemkab Lingga.
Tepatnya pada saat kepemimpinan Mantan Bupati Lingga, H Alias Wello yang saat itu Lingga jalani lockdown.(TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Lingga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/heboh-kabar-hoaks-di-lingga.jpg)