KRI NANGGALA 402
Panglima TNI Tundukkan Kepala, 53 Prajurit Hiu Kencana di KRI Nanggala-402 Gugur
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan 53 prajurit Korps Hiu Kencana di KRI Nanggala-402 telah gugur
Setibanya di Reijeka (Yugoslavia), rombongan meneruskan perjalanan dengan kereta api ke Polandia lewat Ceko dan Hongaria secara nonstop.
Digembleng 9 bulan

Kurang lebih 9 bulan lamanya mereka semua dilatih oleh personel Rusia agar menjadi awak kapal selam yang andal di Gdanz. Tak cuma itu, juga dikenalkan praktik berlayar yang dilakukan di Laut Baltik.
Setelah selesai pendidikan, mereka diangkut dengan kereta api Trans Siberia selama 9 hari menuju Vladivostok.
Di situ, dua kapal selam Whiskey Class, buatan Uni Soviet, telah menunggu untuk dilayarkan ke Indonesia melalui Samudra Pasifik.
Akan tetapi, dalam perjalanannya ke Indonesia, kedua kapal selam tetap berbendera Rusia yang sebagian besar ABK adalah orang Indonesia.
Tepat pada 7 September 1959 sore, dua kapal selam berukuran panjang 76 meter plus bersenjata 12 torpedo itu bersandar di dermaga Surabaya.
ABK yang sebelumnya telah dilatih di luar negeri, kembali digembleng selama satu minggu di bawah instruktur Rusia.
12 kapal selam

Pada 12 September 1959, kedua kapal selam itupun resmi masuk jajaran kekuatan ALRI dan diberi nama RI Tjakra/S-01 dan RI Nanggala/S-02.
Sejak saat itu, Indonesia mempunyai kapal selam yang menambah kekuatan angkatan laut untuk beroperasi di atas air, bawah air, darat, dan udara seperti konsepsi angkatan laut modern.
Tak cukup mendatangkan dua kapal selam, Indonesia kembali memesan 10 kapal selam dari kelas yang sama dari Rusia.
Namun sebelumnya, para ABK diminta untuk berlatih di Vladivostok, tempat di mana terdapat pangkalan kapal selam terbesar milik Rusia di Pasifik.
Gelombang kedua sebanyak empat kapal selam datang pada Desember 1961 dan diberi nama RI Nagabanda, RI Trisula, RI Nagarangsang, dan RI Tjandrasa.
Lalu, pada 1962, datang lagi enam kapal selam baru yang dilengkapi senjata torpedo jenis SEAT-50, torpedo ini menjadi yang terbaik pada zamannya dan hanya Rusia serta Indonesia yang memilikinya.
Keenam kapal selam itu mengambil nama senjata dari dunia pewayangan, masing-masing yakni RI Widjajadanu, RI Hendradjala, RI Bramasta, RI Pasopati, RI Tjundamani, dan RI Alugoro.
Minat jadi korps Hiu Kencana?

Tidak sembarang orang bisa menjadi anggota korps Hiu Kencana. Untuk jadi hiu, dibutuhkan karakteristik khusus. Nomor satu, mental.