Selasa, 12 Mei 2026

HUMAN INTEREST

Yatimah Bertahan Hidup dari Hasil Memotong Karet, 'Saya Gak Pernah Beli Baju Lebaran'

 Yatimah, seorang nenek berusia 70 tahun bertahan hidup dari hasil memotong karet.

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM/FEBRIYUANDA
 Yatimah, seorang nenek berusia 70 tahun bertahan hidup dari hasil memotong karet. 

Sebagai makanan ternak dua ekor sapi yang ia pelihara, berkeliling mengambil rumput sudah menjadi hal yang biasa baginya.

Ketika ditanya soal penghasilannya perhari atau perbulan, Yatimah pun kebingungan tidak bisa menjawabnya.

"Ya kalau ada, ada. Kalau tidak, belum rezeki saya. Tidak tentu juga," ungkapnya.

Memasuki bulan Ramadhan ini, wanita berkulit agak hitam karena terbakar sinar matahari ini berharap kepada uang bantuan sosial yang ia terima beberapa waktu lalu.

"Ya, itulah duit untuk berhemat," ujarnya.

Ia juga menceritakan saat di bulan Ramadhan, bahwa ia sering kali bersantap sahur dengan lauk sederhana dan berbuka menu seadanya.

"Tiap subuh kalau sahur pakai lauk pucuk ubi (sayur daun singkong-red) aja direbus, terus dikasi sambel. Yang penting nasi aja tetap tersedia," katanya.

Yatimah juga mengungkapkan, bahwa seringkali orang-orang baik yang ia kenal memberikan makanan, sehingga tidak khawatir untuknya saat tidak ada menu untuk berbuka.

Yatimah pun selalu bersyukur, selalu ada orang-orang baik yang berada disekitarnya untuk memberi bantuan berupa hal kecil, maupun hal besar.

Namun, terlepas dari hal itu ia mengaku bahwa hidupnya tidak berjalan mulus.

Tapi walau bagaimanapun, ia selalu berusaha bekerja walaupun usianya yang sudah renta.

Bahkan, ia juga mengungkapkan tepat satu tahun lalu ia bernasib malang, dengan ditabrak pengendara motor saat ia sedang membawa rumput.

"Sampai sekarang pinggang saya masih sakit. Tapi saya tidak menuntut apapun, saya cukup berdamai aja walau gak ada tanggungan berobat," ucapnya.

Sambil memegang lututnya, ia juga mengungkapkan bahwa ia memiliki penyakit asam urat yang sering kambuh, namun tetap ia paksa buat berjalan.

Tidak seperti khalayak orang ramai, Yatimah sendiri jarang menikmati barang-barang yang mewah dalam hidupnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved