Minggu, 26 April 2026

CORONA KEPRI

Sudah Divaksin Masih Terpapar Corona, Kadinkes: Peluangnya Kecil, Batam Kaji PPKM

Kadinkes Batam angkat suara soal peluang orang terpapar covid-19 meski sudah mendapat vaksin corona.

|
TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Sudah Divaksin Masih Terpapar Corona, Kadinkes: Peluangnya Kecil, Batam Kaji PPKM. Foto Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Sejak awal bulan Ramadan lalu, tren kasus covid-19 di Batam terus meningkat.

Kenaikan ini pun membuat beberapa kecamatan di Batam berstatus Zona Merah Covid-19.

Keadaan ini membuat banyak orang terkejut.

Apalagi program Vaksinasi Corona di Batam yang telah berjalan sejak beberapa bulan lalu.

Kondisi ini membuat banyak asumsi berkembang di masyarakat menyebutkan jika orang yang telah disuntik vaksin Covid-19 masih berpeluang untuk kembali terpapar.

Kepala Dinas Kesehatan/ Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi ikut berkomentar terkait anggapan sebagian orang ini.

Menurut dia, potensi untuk hal tersebut sangat kecil.

“Persentasenya kecil. Paling gak sampai 0,0002 persen,” ungkap Didi saat dikonfirmasi TribunBatam.id, Senin (25/4/2021).

Didi menganalisis, kebanyakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 baru-baru termasuk pasien baru.

Sehingga, lanjut Didi, laju pertumbuhan pasien tak dapat dibendung walau vaksinasi telah dilakukan.

“Protokol kesehatan menurun. Atau mungkin strain virus berbeda, tapi ini kemungkinan saja,” ucapnya.

Sementara Pemko Batam membuat berbagai strategi.

Hal ini dibahas saat rapat evaluasi Penanganan Covid di Kota Batam.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yusfa Hendri mengatakan ada tiga hal yang menjadi pembahasan dalam rapat evaluasi.

Pertama peningkatan pengawasan dan penindakan protokol Covid-19, kedua terkait kedatangan PMI, dan terakhir kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarkat (PPKM) skala mikro.

Untuk intensif pengawasan dilakukan dua hingga tiga kali seminggu.

Baca juga: Virus Corona di Anambas Serang Tenaga Honorer Pemerintah, Zona Hijau Covid-19 Goyang

Baca juga: Orang Kaya India Kabur Karena Covid-19 Makin Meroket, Bayar Rp550 Juta untuk Sewa Jet Pribadi

Selain itu penindakan juga akan dilakukan bagi mereka yang melanggar aturan yang ada.

Penerapan sanksi akan dilakukan bertahap sesuai dengan Perwako nomor 49 tahun 2020 terkait protokol Covid-19.

Kedua, persoalan kedatangan PMI. Tim memastikan semua proses berjalan lancar.

Dipimpin Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan Dandim 0316/Batam.

Sampai hari ini PMI masih terus berdatangan dan mendapatkan penanganan sesuai dengan protokol dan aturan.

Mengingat kembali meningkatnya kasus Covid-19 perlu usaha yang lebih dari saat ini.

Salah satunya kembali memberlakukan PPKM.

Ia menjelaskan, pembatasan itu meliputi pembatasan terhadap keluar masuknya orang dalam satu perumahan atau dalam satu RT ke perumahan atau RT lainnya.

Kedua, melakukan evakuasi kepada masyarakat yang terdampak.

Kemudian melakukan penyisiran kepada warga yang kontak erat dengan seseorang yang terpapar Covid-19, serta memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Ia menambahkan, PPKM ini tidak berkaitan dengan pembubaran massa atau kerumunan.

Akan tetapi lebih fokus ke lingkungan perumahan atau tingkat RT.

Menurutnya, jika penanganan di tingkat RT bisa berjalan baik, maka tentu penanganan di tingkat kelurahan, kecamatan, dan kota.

"Jadi semua harus terlibat dalam Penanganan Covid ini.

Terutama RT/RW karena kalau ada kasus proses tracing bisa lebih cepat dilakukan jika mereka terlibat," ungkapnya.

Pengetatan ini tidak lepas dari faktor meningkatnya angka kasus, yang disebabkan banyaknya pelanggaran protokol kesehatan mulai dari pribadi, pelaku usaha dan lainnya.

Berdasarkan data terbaru hingga saat ini masih terjadi lonjakan kasus dan zona merah makin meluas.

"Jadi kita sangat berharap masyarakat bisa mulai menjaga diri mulai dari rumah, saat berada di luar rumah, dan membatasi kegiatan yang di luar rumah, jika tidak perlu.

Untuk saat ini itulah solusi yang kita upayakan untuk menekan penyebaran kasus dan meningkatkan kembali kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan,” katanya.(TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved