BATAM TERKINI
CATAT! Saat Rapid Tes Antigen, Pastikan Segel Dibuka di Depan Konsumen
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi meminta warga Batam memastikan segel alat rapid test antigen dibuka di depan konsumen.
"Misalnya kami beli 10 box, dalam 1 box ada beberapa kit, saya lupa ada berapa. Jadi 1 kit hanya untuk pasien saja," tuturnya.
Gabriel mengaku bingung, kenapa di kota lain, kit antigen bekas bisa digunakan kembali. Pasalnya setiap kit sudah ada serial numbernya.
"Jadi setiap kit, sudah ada QR Code. Mestinya tak bisa didaur ulang. Ketika masuk ke sistem pasti tereject," katanya.
Seorang warga Kota Batam yang hendak melakukan antigen di Klinik Tamara, Uly mengaku tak takut adanya antigen bekas. Pasalnya, perawat yang melakukan pengecekkan membuka segel alat antigen di depan konsumen.
"Saya tak takut, itukan di Medan," ujarnya kepada Tribunbatam.id.
Hal yang sama diungkapkan warga Nongsa, Cori. Ia mengaku tak takut alat tes yang digunakan petugas kesehatan bekas. Ia kerap menggunakan antigen untuk keperluan pekerjaan ataupun perjalanan keluar kota.
"Kita percaya sama petugas. Kalau dia berbuat yang tidak-tidak dia berdosa," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kadinkes-batam-soal-raid-antigen.jpg)