Kondisi India Lebih Menyeramkan Dibanding Perang, Dokter Menangis Tak Sangguh Hadapi Corona Jilid 2
Api menyala sepanjang waktu, langit bersinar, penyakit dan kematian ada dimana-mana, India seperti baru saja berperang akibat melonjaknya kasus corona
India benar-benar menghadapi kehancuran di depan mata.
Sebagai koresponden asing selama hampir 20 tahun, Jeffrey Gettleman telah meliput zona pertempuran, diculik di Irak dan dijebloskan ke penjara di lebih dari beberapa tempat.
Namun kondisi di India sekarang menurut dia lebih buruk dari medan pertempuran.
Varian baru yang dikenal sebagai "mutan ganda" menyebabkan banyak kerusakan.
Ilmu pengetahuannya masih awal tetapi dari apa yang diketahui, varian ini mengandung satu mutasi yang dapat membuat virus lebih menular dan mutasi lainnya yang mungkin membuatnya kebal sebagian terhadap vaksin.
Baca juga: 32 WN India Dipulangkan 124 Dikarantina, Negaranya Diserang Mutasi Corona malah Datang ke Indonesia
Dokter sangat takut, beberapa orang yang telah divaksinasi dua kali dan masih sakit parah. Ini pertanda buruk.
Tangisan Sang Dokter Tak Sanggup Hadapi Tsunami Covid-19 Gelombang Kedua
Krisis virus corona India itu benar-benar telah mencapai titik kritis.
Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggambarkan situasinya sebagai "sangat memilukan".
Dr Trupti Gilada, spesialis penyakit menular, berbagi pengalaman mengerikannya dalam memerangi virus itu di negaranya.
Video yang penuh emosional itu lantas menjadi viral. Berbicara dari mobilnya, dengan mengenakan masih mengenakan pakaian APD, dia berkata:
"Saya belum pernah melihat yang seperti ini.
Kami begitu tidak berdaya."
Sambil menangis, dia melanjutkan: "Kami harus menangani begitu banyak pasien."
"Itu baru pasien di rumah sakit."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kondisi-mengerikan-di-india.jpg)