Jumat, 17 April 2026

Kondisi India Lebih Menyeramkan Dibanding Perang, Dokter Menangis Tak Sangguh Hadapi Corona Jilid 2

Api menyala sepanjang waktu, langit bersinar, penyakit dan kematian ada dimana-mana, India seperti baru saja berperang akibat melonjaknya kasus corona

ISTIMEWA VIA INTISARI
Kondisi India Lebih Menyeramkan Dibanding Perang, Dokter Menangis Tak Sangguh Hadapi Corona Jilid 2 

"Ada juga pasien sakit kritis yang dirawat di rumah karena tidak ada tempat tidur."

Warga negara India menunjukkan identitas saat dipulangkan kembali ke India oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (25/4/2021)
Warga negara India menunjukkan identitas saat dipulangkan kembali ke India oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (25/4/2021) (Dok Humas Imigrasi Kelas I TPI Bandara Soekarno-Hatta)

Dia lalu menambahkan orang-orang untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan.

Karena siapapun bisa terinfeksi virus, termasuk mereka yang telah sembuh.

"Kami melihat begitu banyak pasien anak muda yang terinfeksi dan kami tidak dapat membantu mereka."

Dilansir dari express.co.uk pada Rabu (28/4/2021), tingkat infeksi virus corona melonjak beberapa pekan terakhir.

Akibatnya rumah sakit seluruh negeri mengalami kekurangan tabung oksigen dan membutuhkan pasokan medis.

Bahkan pemerintah India telah mengubah gerbong kereta menjadi bangsal medis.

Ini karena para petugas medis berusaha keras untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Untungnya, pasokan medis dari Inggris telah tiba di India pada hari Selasa kemarin.

Baca juga: Mudik Tidak Boleh tapi Ada WNA Difasilitasi, Ratusan Warga Asing Masuk RI, Eksodus India Dicurigai

Ini merupakan pengiriman bantuan internasional pertama yang bertujuan membantu membendung lonjakan tragis kasus Covid di seluruh negeri.

Ventilator dan peralatan oksigen telah mendarat di Delhi, tetapi akan dibutuhkan lebih banyak lagi.

Banyak rumah sakit kewalahan dan orang-orang menunggu di jalanan di luar.

Pada hari Selasa (26/4/2021), India mencatat 320.000 infeksi virus corona baru, dengan jumlah kematian mendekati 200.000 kasus.

Saat ini, India memiliki jumlah kasus tertinggi kedua dari negara manapun di dunia.

Secara keseluruhan, sejauh ini terdapat lebih dari 17,6 juta orang yang terinfeksi virus corona di India.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved