Jumat, 10 April 2026

BATAM TERKINI

Peringatan Nuzulul Qur'an di Batam, 1.000 Anak Yatim Dapat Santunan

Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyerahkan santunan kepada 1000 lebih anak yatim di Masjid Sultan Mahmud Riaya

ISTIMEWA
Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina menyerahkan santunan kepada 1000 lebih anak yatim di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyerahkan santunan kepada 1000 lebih anak yatim di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.

Penyerahan santunan ini merupakan rangkaian peringatan Nuzulul Qur'an 1442 Hijriah. Santunan tersebut bersumber dari Baznas Kota Batam. Setiap anak mendapat Rp 150 ribu. 

Turut hadir, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Batam

"Mudahan-mudahan kegiatan ini dirahmati oleh Allah SWT," ucap Rudi.

Untuk menghindari kerumunan, santunan secara simbolis diterima oleh beberapa orang di antaranya. Selanjutnya, sebagian besar santunan akan dibagikan melalui masing-masing kecamatan.

Penanganan Covid-19 memang kini menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Untuk itu pada setiap kegiatan, Rudi selalu mengingatkan agar semua elemen tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), sembari ikhtiar vaksinasi yang kini tengah berjalan.

"Mari terapkan prokes untuk keselamatan kita semua. Selain itu, penanganan Covid-19 ini erat kaitannya dengan pembangunan. Kalau covid tak hilang, ekonomi sulit tumbuh apalagi Batam tak punya hasil bumi, hanya berharap pada jasa," papar dia.

Sementara itu, anak-anak penerima santunan tampak bahagia.

Baca juga: 15 Tempat Hiburan di Batam Dirazia Protkes dan Aturan Buka Tutup saat Ramadhan, Ini Pelanggarannya

Seorang di antaranya, Muhammad Afdhal Al-Faris mengaku senang. Ia berterima kasih atas santunan tersebut.

"Senang dapat (santunan), terimakasih pak wali," ucap dia.

Anak yang lain, Ramadan, juga mengungkapkan kebahagiaannya.

"Uangnya saya mau belikan buku," kata pelajar 11 tahun perwakilan Panti Asuhan Darul Gufron Sagulung ini.

Sementara itu, Ustaz Lukman Rifai dalam ceramahnya menyampaikan keutamaan bagi dermawan penyantun anak yatim di antaranya dianugerahi hati yang lembut dan dikabulkan keinginannya oleh Allah SWT.

Ia juga menyampaikan penyantun anak yatim dibebaskan oleh Allah SWT sebagai pendusta agama. Dalam hal ini ia menukil Surah Al-Maun.

"Rasullullah juga adalah sosok yang mencintai anak yatim bahkan dijuluki bapak anak yatim," katanya. 

Peringati Nuzulul Qur'an dengan Protkes Ketat
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam memperingati malam Nuzulul Qur'an, tepat malam 17 Ramadan 1442 Hijriah.
Dalam kegiatan yang dipusatkan di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah tersebut, dihadiri langsung Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad.
Dalam sambutannya, Amsakar mengatakan bahwa peringatan turunnya wahyu Allah itu sebagai upaya penerintah untuk menumbuhkan rasa cinta masyarakat Batam terhadap Al-Qur'an.
Ia menegaskan, keberadaan Al-Qur'an tidak ada tolok bandingnya yang juga merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW.
"Kiai kita akan memberikan pemahaman lebih tentang Al-Qur'an melalui ceramahnya. Semoga melalui kegiatan ini tumbuh rasa cinta kita terhadap Al-Qur'an," ujar Wakil Wali Kota.
Ia berharap, dengan semua jemaah memahami lebih dalam tentang Al-Qur'an, akan mengokohkan Batam sebagai Bandar Dunia Madani. Untuk itu, ia meminta semua jemaah makin rajin membaca dan memahami Al-Qur'an.
"Jadikan Al-Qur'an sebagai referensi pola sikap dan pola tindak dalam keseharian kita," katanya.
Tidak lupa, Amsakar memastikan peringatan Nuzulul Qur'an tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat. Bahkan, untuk menghindari keruman, pihaknya menyiarkan kegiatan tersebut secara langsung melalui saluran YouTube Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam.
"Tak hanya dihadiri jemaah secara langsung, malam peringatan Nuzulul Qur'an juga disaksikan jemaah melalui siaran langsung dari Diskominfo Batam," katanya.
Adapun penceramah dalam peringatan Nuzulul Qur'an itu disampaikan oleh Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, Prof. DR. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA.
Dalam ceramahnya, Kiai Asep menyampaikan bahwa Al-Qur'an merupakan mukjizat bagi Nabi Muhammad SAW. Bahkan, ia menegaskan wahyu Allah tersebut diturunkan langsung kepada Nabi dan dipastikan selalu dijaga Allah SWT tentang kebenarannya.
"Banyak yang hendak mengubah Al-Qur'an namun tidak bisa karena selalu ketahuan. Al-Qur'an ini mendapat jaminan dijaga langsung oleh Allah SWT," ujarnya.
Kiai juga menyampaikan bahwa Al-Qur'an merupakan mukjizat Nabi yang dirasakan umat hingga saat ini. Ia juga memberikan contoh-contoh kebenaran dalam Al-Qur'an yang terbukti meskipun firman Allah tersebut jauh disampaikan sebelum adanya suatu peristiwa yang dituliskan dalam Al-Qur'an.
"Semakin ke sini, semakin terasa mukjizat Al-Qur'an. Maka, mari galakkan kegiatan-kegiatan TPQ karena sebaik-baiknya kamu sekalian adalah yang belajar Al-Qur'an dan mengamalkannya," ujarnya.
Selain ceramah agama, Nuzulul Qur'an tahun ini juga dimeriahkan penampilan Syarifah Mahfuzah Alydrus, atau yang lebih dikenal dengan nama Puja Syarma. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Berita tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved