Kamis, 4 Juni 2026

HUMAN INTEREST

Suka Duka Ika Silaen Buka Usaha Papan Bunga di Batam, Omzet Berkurang Selama Pandemi Covid

Ika Silaen membuka usaha papan bunga di Batam dengan nama Thalita Florist sejak 2014 lalu. Kini sejak pandemi covid, omzetnya berkurang

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi
Suka Duka Ika Silaen Buka Usaha Papan Bunga di Batam, Omzet Berkurang Selama Pandemi Covid. Foto Ika Silaen, pemilik Thalita Florist, usaha papan bunga di Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pandemi virus Covid-19 berdampak ke seluruh sektor usaha kecil yang ada di Indonesia, tak terkecuali para pedagang karangan bunga.

Ika Silaen (41), pemilik Thalita Florist yang berada di Town House Mediterania Blok GG 3A No 7 mengaku pendapatannya dari usaha papan bunga merosot drastis selama pandemi Covid-19.

Maklum saja, hampir 50 persen pendapatan Ika bertumpu pada pesanan bunga untuk acara pesta seperti pernikahan. Namun, semenjak Covid-19 acara tersebut enggan digelar karena tidak diizinkan pemerintah.

"Biasa omzet per bulan sebelum pandemi bisa sampai Rp 7 hingga Rp 8 jutaan per bulan," ujar ibu 2 anak ini kepada Tribunbatam.id, baru-baru ini.

Pesanan papan bunga paling ramai saat Jumat, Sabtu dan Minggu. Sementara di hari biasa, kebanyakan momen duka cita. Biasanya paling banyak pesanan bisa sampai 40 papan bunga dalam 1 minggu.

Baca juga: Kisah Gadis Kembar Bertemu di Media Sosial Setelah Terpisah 29 Tahun Diadopsi Orangtua Berbeda

Baca juga: Kisah Sukses Arif Naen Kembangkan Pariwisata di Natuna, Berawal dari Hobi Fotografi

Saat tak ada pendapatan dari papan bunga di tengah pandemi, Ika juga menekuni multi level marketing (MLM). Ia menjalani usaha bisnis suplemen makanan sehat. Sehingga perekonomian keluarganya masih tetap aman.

"Kalau pemula memang belum banyak hasilnya. Kalau network pasti puluhan juta hasilnya," katanya.

Soal usaha papan bunga, Ika bercerita ia memilih usaha itu awalnya karena cukup menjanjikan. Menurutnya usaha papan bunga ini tak akan ada habisnya. Setiap momen pasti membutuhkan papan bunga.

"Untuk semua acara kita bisa buatin. Misalnya menikah, wisuda, lahiran, meninggal, Grand Opening dan lainnya. Kan ada juga usaha musiman. Papan bunga ini dibutuhkan setiap masa, tinggal kita mengupgradenya aja," kata Ika.

Sebelum menjalani usaha papan bunga, Ika merupakan seorang karyawan sebuah perusahaan di Batam Center. Bahkan ia sempat bekerja sembari menjalankan usahanya.

"Awalnya saya berpikir, mau sampai kapan kerja dan tak jadi jaminan. Kami buka usaha sejak 2014 dan tahun lalu saya resign. Jadi bisa kontrol anak sekaligus kontrol usaha," katanya.

Ika mengakui, dalam menjalankan usahanya ini, tak selalu harus ready di tempat. Sehingga bisa melakukan aktivitas lainnya.

"Kita tak harus stay di tempat. Semua bisa melalui teknologi sekarang. Masuk orderan, kita info ke karyawan. Jadi yang kerjain itu karyawan kita. Kita hanya terima orderan," katanya.

Selama menjalani usaha papan bunga ini, Ika mengaku ada suka dan duka. Salah satunya, bunga papan banyak dicabuti oleh anak-anak dan pernah juga diomelin customer.

"Nah rempong juga, jadi ibu rumah tangga sambilan jalani usaha," ujar Ika.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved