Senin, 20 April 2026

Kasus Covid-19 di Malaysia Memburuk, Banyak Pasien Usia Muda Meninggal Dunia

Sekitar 3,7 persen kematian terjadi di kalangan usia 25-34 tahun, 7,45 persen korban meninggal berusia 35-44 tahun, dan 11,2 persen pasien ...

Malay Mail
Ilustrasi Covid-19 di Malaysia - Foto oleh Firdaus Latif 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR -  Kasus Covid-19 di Malaysia makin memburuk, dengan semakin banyaknya pasien dengan usia muda yang meninggal dunia. 

Tren kenaikan kasus tersebut terlihat dari data kematian Covid-19 Malaysia sepanjang 31 Maret sampai 30 April yang diwartakan Free Malaysia Today pada Senin, (3/5/2021).  

Sekitar 3,7 persen kematian terjadi di kalangan usia 25-34 tahun, 7,45 persen korban meninggal berusia 35-44 tahun, dan 11,2 persen pasien meninggal dalam rentang umur 45-54 tahun. 

Kemudian, dari total 19 pasien meninggal akibat virus corona di Malaysia sebulan terakhir, 10 di antaranya (47,4 persen) berusia 23-50 tahun. 

Berdasarkan laporan Free Malaysia Today, kematian yang baru-baru ini dilaporkan di Sarawak adalah kasus 28.397 yaitu pria lokal berusia 37 tahun. Ia ditemukan tak sadarkan diri di rumahnya. 

Dia memang mengeluhkan ada masalah di dadanya dan mengalami kelelahan dua hari sebelumnya, serta tidak memiliki kondisi kesehatan lainnya. 

Kematian lain di Sarawak terjadi pada pria berusia 30 tahun yang juga ditemukan tak sadarkan diri di rumahnya.

Sebelumnya pada 27 April seorang laki-laki berusia 23 tahun meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit Selayang, dan tidak ada penyakit lain yang menyertainya. 

Baca juga: Tertinggi Sejak Pandemi Terjadi, India Catatkan 3.689 Kematian dalam Kurun Waktu 24 Jam

Ratusan pasien ICU menumpuk 

Kasus aktif virus corona di Malaysia menembus angka 30.000 pada Minggu (2/5/2021) setelah ada penambahan 3.418 kasus harian baru. 

Angka kasus aktif Covid-19 di Malaysia ini adalah yang tertinggi sejak 24 Februari lalu, demikian dilaporkan Malay Mail

Kementerian Kesehatan Malaysia juga melaporkan jumlah kasus Covid-19 parah tertinggi saat ini, dengan 345 orang membutuhkan perawatan intensif (ICU) dan 175 pasien butuh bantuan ventilator. 

Kemudian, jumlah kematian secara total mencapai lebih dari 1.500 orang, termasuk 12 kematian baru yang dilaporkan pada Minggu, (2/5/2021).  

Kasus Covid-19 di Malaysia secara harian kini berada di atas 3.000, kata Direktur Jenderal Kemenkes, Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah. 

Kemenkes Malaysia kemarin juga mengumumkan, jumlah pasien kritis meningkat 62 persen hanya dalam dua minggu, menyebabkan ICU di mayoritas rumah sakit besar kewalahan. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved