Jumat, 8 Mei 2026

Kondisi Rumah Sakit di India Mengerikan, Pasien Tersiksa Ingin Keluar meski Masih Sakit

Kondisi Rumah Sakit di India Mengerikan, Pasien Tersiksa Ingin Keluar meski Masih Sakit.

Tayang:
AFP via Kompas
COVID-19 - Kondisi Rumah Sakit di India Mengerikan, Pasien Tersiksa Ingin Keluar meski Masih Sakit. FOTO: Petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri (APD) merawat pasien positif Covid-19 di dalam ruang pertemuan yang sementara diubah menjadi pusat perawatan covid di New Delhi pada 28/4/2021. 

Kepada CNN dia menceritakan kengerian di dalam rumah sakit.

Di sekitar Sadanand Patel (30 tahun), orang sekarat.

Dia hampir tidak memiliki kontak dengan dokter, dan obat-obatan terbatas.

Dengan 80 persen paru-parunya sudah terinfeksi, dia takut dengan apa yang terjadi jika kondisinya semakin parah.

"Saya sangat takut. Jika kesehatan saya menjadi kritis, saya tidak berpikir mereka akan dapat menyelamatkan saya," kata Sadanand pada Sabtu (1/5/2021) dari ranjang rumah sakitnya, dengan susah payah.

Berpacu dengan waktu

Pada Februari, para pejabat memerintahkan penutupan Pusat Perawatan Covid-19 Sardar Patel, percaya India telah menaklukkan virus.

Ketika menjadi sangat jelas bahwa pandemi belum selesai, fasilitas dengan 500 tempat tidur dibuka kembali pada 26 April, sehingga menimbulkan kekacauan.

Media lokal melaporkan meskipun antrean besar pasien di luar rumah sakit, jumlah yang dirawat hanya sedikit dari kapasitas yang seharusnya tersedia.

Pejabat senior dari Kementerian Kesehatan dan Polisi Perbatasan Indo-Tibet, yang menjalankan pusat tersebut, tidak menanggapi permintaan komentar CNN.

Sadanand dirawat sehari setelah rumah sakit dibuka.

Saat Goldi berkunjung beberapa hari kemudian, fasilitas itu ramai, katanya.

Di fasilitas gudang besar ini, beberapa pasien berbaring di tempat tidur yang terbuat dari karton.

Obatnya terbatas, dan Sadanand mengatakan dia hanya berinteraksi dengan dokter satu atau dua kali dalam tiga hari sejak dia dirawat Selasa lalu (27/4/2021).

Dia menyaksikan dua pria di tempat tidur di dekatnya berteriak minta obat, hanya untuk mati dalam beberapa jam ketika oksigen mereka tampak habis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved