Breaking News:

BATAM TERKINI

Lonjakan Kasus Covid-19 di Batam Diduga Akibat Masyarakat Mulai Jenuh

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menilai peningkatan jumlah kasus covid-19 di Batam karna munculnya kejenuhan masyarakat selama setahun terakhir.

TRIBUNBATAM.id/SON
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menilai peningkatan jumlah kasus covid-19 di Batam karna munculnya kejenuhan masyarakat selama setahun terakhir. Ilustrasi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad secara pribadi menilai adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Batam, Kepulauan Riau dikarenakan kejenuhan masyarakat dalam setahun terakhir.

"Kenapa melonjak saat ini, menurut saya pribadi dikarenakan kejenuhan masyarakat. Saat ini kemungkinan masyarakat sudah mulai melihat Covid-19 seperti penyakit biasa saja," ujar Amsakar, Selasa (4/5/2021).

Dalam rapat Covid-19 beberapa waktu yang lalu, Amsakar menuturkan seluruh narasumber dari Pemerintah Pusat meminta agar Pemerintah Kota (Pemko) Batam, dapat menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat di lapangan bagi masyarakat.

"Memang kita sudah sempat menurun pertumbuhan kasusnya. Mungkin ini juga menjadi salah satu sebab, masyarakat akhirnya merasa kondisi dapat kembali normal," lanjutnya.

Amsakar juga menambahkan dari total kasus tersebut, saat ini seluruh tim medis masih melakukan perawatan terhadap 708 pasien, dengan tingkat kesembuhan 88,13 persen.

Baca juga: SAKSIKAN Istrinya Kejang Hebat saat Kena Corona, Wakil Walikota Batam : Covid-19 Itu Nyata!

"Dari sini kita juga bisa melihat, bahwa banyak masyarakat kita yang abai mengenai protkes, terutama di tempat umum," paparnya.

Tidak hanya Batam, Amsakar juga menuturkan bahwa saat ini Provinsi Kepri masuk sebagai bagian dari lima Provinsi yang juga alami lonjakan kasus di Indonesia.

Bersamaan dengan itu, Amsakar juga menuturkan bahwa seluruh wilayah Maindland di Kota Batam, sudah masuk ke dalam zona merah.

Sementara untuk wilayah Hinterland sendiri, berdasarkan data perkembangan kasus, sudah berubah menjadi zona kuning dari sebelumnya zona hijau.

"Ini yang kami lakukan dalam pelaksanaan Safari Ramadan. Kami mengharapkan bantuan dari para tokoh agama di masing-masing Masjid yang kami datangi, guna mengajak masyarakat agar tetap menerapkan protkes di lapangan," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved