Mahasiswa Ngamuk Mudik Dilarang, Demo Berubah Menakutkan karena Masuk Mal dan Lakukan Ini
Gerombolan mahasiswa meminta mal ditutup karena mudik dilarang tahun ini
Puluhan mahasiswa itu bubar setelah memastikan pusat perbelanjaan tersebut benar-benar tutup sekira pukul 20.30 wita.
Berselang beberapa menit, personil kepolisian yang berjaga-jaga juga meninggalkan pelataran Lippo Plaza.
Ancam Geruduk Satgas Covid-19
Setelah menggeruduk Lippo Plaza Kendari ditutup, mahasiswa yang berunjuk rasa mengancam akan geruduk Sekretariat Satgas Covid-19 Sultra.
Mahasiswa yang berunjuk rasa dari berbagai elemen kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pemuda Lira, GMNI, dan lainnya.
“Jika Gubernur Sultra Ali Mazi tak mencabut larangan mudik, kami akan menggeruduk Sekretariat Satgas Covid-19, besok (Kamis 6/5/2021), sekira pukul 10.00 wita,” ujar Koordinator aksi, Tito.
Ketua Pemuda Lira Sultra tersebut mengatakan, aksi penutupan Lippo Plaza menuntut asas keadilan.
“Mengapa mudik dilarang karena menghindari kerumunan, tapi keramaian di pusat perbelanjaan tidak dilarang,” jelasnya.
Tito memandang, Surat Edaran Gubernur Sultra Ali Mazi melarang mudik terkesan diskriminatif.
Pasalnya, masyarakat yang ingin pulang merayakan Lebaran 2021 bersama keluarganya dilarang.
Di sisi lain, warga berbelanja di mal tetap dibolehkan.
“Karena diskriminasi ini sehingga kami menggeruduk Lippo Plaza, meminta agar ditutup,” ujarnya.
Ia meminta agar masyarakat tidak takut dengan aksi mahasiswa menutup pusat perbelanjaan.
“Kami tidak akan merugikan masyarakat, kami hanya meminta keadilan dari Gubernur Sultra Ali Mazi, cabut larangan mudik," katanya.(*)
(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili/Husni Husein)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul ‘Konsumen Sudah Ketakutan’, Detik-detik Mahasiswa Terobos Lippo Plaza Kendari, Terpaksa Cepat Tutup