Breaking News:

BATAM TERKINI

LARANGAN Mudik Lokal di Kepri Berlaku, Begini Nasib Pemudik yang Nekat Ingin Mudik Lewat Pelabuhan

Sejak aturan larangan mudik lokal di Kepri berlaku, masyarakat yang akan bepergian dari Batam ke Tanjungpinang dan Tanjunguban tak bisa sembarangan.

tribunbatam.id/Alamudin
Suasana pemeriksaan calon penumpang di Pelabuhan Ferry Telaga Punggur, Kamis (6/5/2021). Bagi yang tak bisa menunjukkan surat keterangan terkait perjalanannya, diminta putar balik saat aturan larangan mudik lokal di Kepri berlaku 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejak aturan larangan mudik lokal di Kepri berlaku, masyarakat yang akan bepergian dari Batam ke Tanjungpinang dan Batam ke Tanjunguban melalui Pelabuhan Ferry Telaga Punggur Batam kini tak bisa sembarangan. 

Pasalnya, Satgas Covid-19 yang tergabung dari berbagai unsur akan melakukan pemeriksaan ketat di pintu masuk terminal keberangkatan.

Para calon penumpang yang hendak masuk ke terminal keberangkatan akan ditanya tujuan perjalanan dan kelengkapan dokumennya.

Aturan larangan mudik lokal di Kepri resmi berlaku Kamis (6/5/2021) hingga Senin (17/5/2021).

Itu sesuai Surat Edaran Gubernur Kepri nomor: 462/SET-STC19/V/2021 tentang peniadaan perjalanan orang selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah dalam rangka pencegahan dan penghentian penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri.

Baca juga: Pelabuhan Domestik Sekupang Batam Sepi Bak Kuburan, Hari Pertama Larangan Mudik Berlaku

Dalam pemeriksaan tersebut, bagi pemudik yang tidak bisa menunjukkan alasan mendesak melakukan perjalanan keluar dari Batam, maka petugas akan meminta yang bersangkutan untuk kembali atau tidak boleh melakukan perjalanan.

Sebaliknya, jika calon penumpang itu memiliki alasan mendesak seperti urusan pekerjaan, urusan menjenguk keluarga sakit atau alasan kedukaan dan dapat menunjukkan surat keterangannya, maka diperbolehkan melakukan perjalanan.

Pantauan di lapangan, ada beberapa orang yang mencoba menyebrang dari Batam ke Tanjungpinang ditahan karena tidak bisa menunjukkan surat-surat.

"Maaf bu, jika tidak ada keperluan yang mendesak untuk melakukan perjalanan kami tidak bisa memberikan izin," ujar seorang petugas Satgas Covid-19 yang berjaga.

Setelah diberikan penjelasan oleh petugas, akhirnya para penumpang yang awalnya memaksa melakukan perjalanan akhirnya mengikuti saran petugas.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved