PENANGANAN COVID
Pasien Covid-19 Batam Pakai Hotel Untuk Isolasi Mandiri, Bapelkes Batam Jadi Alternatif
Dinkes Batam menyebut, kapasitas rumah sakit pemerintah masih memadai untuk menampung pasien covid-19.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemakaian hotel di Batam untuk proses karantina pasien positif covid-19 di Batam mulai digunakan.
Pasien Covid yang menggunakan hotel, merupakan pasien isolasi mandiri atau atas biaya sendiri.
Kepala Dinas Kesehatan atau Dinkes Batam dr Didi Kusmarjadi membenarkan penggunaan hotel di Batam untuk menampung pasien covid-19.
Hanya saja, Didi tidak menyebutkan nama hotel dan jumlah yang menjalani perawatan isolasi mandiri di hotel.
"Tapi yang positif di hotel itu yang setahu saya, baru satu orang dan dia bayar sendiri," kata Didi, Kamis (6/5/2021).
Diakuinya dengan isolasi mandiri, Tim Covid-19 membantu dengan mengontrol pasiennya.
Sehingga tetap mendapat pelayanan terbaik untuk mendukung kesembuhan pasien dimaksud.
Hotel juga belum tahu menyediakan berapa kamar.
Ia menegaskan, baru satu hotel yang menerima isolasi mandiri covid-19.
Didi melanjutkan untuk rawat inap dan isolasi, kapasitas rumah sakit di Batam, masih cukup.
Walau diakui, untuk ICU khusus positif Covid-19 bergejala, saat ini tinggal puluhan kamar.
"Insya Allah untuk kapasitas rawat yang tersedia, sekarang masih bisa," ujar Didi.
Saat ini, lanjutnya, rumah sakit pemerintah di Kota Batam, yang masih tersedia tempat tidur, 30 persen.
Sementara tempat tidur rumah sakit swasta yang masih tersedia, tinggal 20 persen.
"Kalau dihitung, sekitar 300 tempat tidur yang tersedia.
Baca juga: Corona di Batam Melonjak Lagi, Belajar Tatap Muka di Sekolah Dihentikan, Diganti Belajar Daring
Baca juga: KASUS Covid-19 di Kepri Melonjak, Gubernur Kepri Minta Kepala Daerah Siapkan Ruang Isolasi Tambahan
Sekarang, dari total 700-an orang covid-19, sekitar 500-an orang di di rumah sakit dan sekitar 150-an isolasi mandiri," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/04052021kadinkes-batam-didi-kusmarjadi.jpg)