Kasus Corona di Batam Masih Tinggi, Persiapan Jelang Pemberlakuan TCA Tetap Jalan
Kadisbudpar Batam Ardiwinata mengatakan, Pemko terus mendorong Travel Corridor Arrangement (TCA) segera diterapkan. Perlu SOP
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Rencana pemberlakukan Travel Corridor Arrangement (TCA) di Batam, Kepri tetap jalan, meskipun saat ini kasus corona di Batam masih tinggi.
Terlebih Batam menjadi pintu masuk kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (PMI) dari negeri jiran Malaysia.
Persiapan terkait pemberlakukan TCA itu terus dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam bersama pelaku pariwisata dan Kementerian Pariwisata.
Di antaranya dengan melaksanakan vaksinasi covid-19 bagi pelaku pariwisata, khususnya di wilayah Nongsa.
"Jika Pemerintah Pusat sudah menentukan, apapun kebijakannya akan didukung," ujar Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata, Sabtu (8/5/2021)
Ia mengaku, Pemko Batam terus mendorong jika TCA segera diterapkan, maka perlu Standar Operasional Prosedur (SOP).
Pasalnya, dengan rencana dibukanya gerbang pariwisata tersebut harus mempertimbangkan dampak terburuknya.
"Kita memahami kebijakan ini demi memulihkan pariwisata di tengah pandemi Covid-19," katanya.
Ardi pun melaporkan, TCA tersebut diberlakukan di Kawasan Nongsa.
Ia menyampaikan, Pemko Batam masih fokus menangani Covid-19, bahkan demi menekan angka penyebaran Covid-19 pemerintah makin memperketat protokol kesehatan.
"Tadi juga kita bahas bersama Pemprov Kepri. Batam sejauh ini sangat fokus menangani pandemi," katanya.
Baca juga: INFO CUACA - Warga Tanjungpinang dan Bintan Diminta Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri TS Arif Fadillah melaporkan capaian vaksinasi Covid-19 pada sektor pariwisata di Kepri per 5 Mei 2021 lalu.
Untuk travel bubble di Nongsa sensation dengan sasaran 1.913 orang telah divaksin 1.812 orang atau 94,7 persen.
Sedangkan untuk Lagoi dengan sasaran 4.083 orang telah divaksin 3.812 orang atau 93,4 persen.
Deputi I Kantor Staf Presiden Febry Calvin Tetelepta menyampaikan agenda rapat membahas progres vaksinasi pada zona prioritas, rencana perubahan Permenkumham terkait visa wisatawan, penyiapan aplikasi tracing, kesiapan destinasi pariwisata dan asuransi Covid-19.
“Nanti 8 Juni kita akan rapat kembali di Batam. Tidak lagi bicara wacana yang hari ini mendapat titik terang tapi juga tugas masing-masing baik Kementerian Lembaga juga Pemda. Termasuk kesiapan Pemda. Hitung secara strategis dan teknis siap atau tidak untuk ini,” katanya.
Terpapar Corona, 1.612 Warga Kepri Jalani Isolasi
Diberitakan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) khususnya tujuh Kabupaten/Kota, telah menyediakan ruang perawatan isolasi (karantina) bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kepala-disbudpar-batam-ardiwinata-soal-event-wisata-batam-2021.jpg)