Breaking News:

HUMAN INTEREST

Arianto Tetap Bersyukur Meski Omset Usaha Ikan Salai Tergerus Covid-19

Arianto terlihat sibuk memanggang deretan ikan salai. Usaha warga Natuna Provinsi Kepulauan Riau itu harus bertahan di tengah gempuran Covid-19.

TRIBUNBATAM/MUHAMMAD ILHAM
Arianto pelaku usaha ikan salai di Jalan LKR, Pulau Natuna, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepri, Sabtu (8/5/2021) 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Arianto terlihat sibuk memanggang deretan ikan salai. Usaha warga Natuna Provinsi Kepulauan Riau itu harus bertahan di tengah gempuran Covid-19.

Meski omset mengaku menurun, Arianto tetap bersyukur.

Ia tetap menggeluti usaha ikan salai yang sudah ia rintis sejak lama.

Arianto adalah seorang putra daerah Natuna yang berjuang bertahan hidup dengan hasil jualan ikan salai.

Ia lahir di Ranai pada tahun 1968 silam.

Diketahui istrinya bekerja sebagai ibu rumah tangga, sedangkan kedua anaknya kini duduk di bangku SMP untuk anak keduanya dan anak pertamanya kelas 3 SMA.

Sehari-hari ia menyibukkan diri dengan mengolah ikan tongkol hingga menjadi ikan salai di rumahnya di Jalan LKR, Pulau Natuna.

Itulah yang menjadi pekerjaan pokoknya dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Arianto menceritakan usaha yang digeluti saat ini mengalami penurunan omset yang cukup signifikan setelah pandemi Covid-19.

Arianto terlihat sibuk memanggang deretan ikan salai
Arianto terlihat sibuk memanggang deretan ikan salai (TRIBUNBATAM/MUHAMMAD ILHAM)

Pasalnya, Arianto mengaku sebelum wabah Covid-19  produksi ikan salai mencapai 50 Kilogram per hari.

Halaman
123
Penulis: Muhammad ilham
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved