Breaking News:

PRMBUNUHAN DI BATAM

Budi Tewas Ditikam, Sebelumnya Kelahi Dengan Istri Usai Pukuli Anak Tirinya

Sebelum tewas ditikam ternyata Budi sempat cekcok dengan orang tuanya. Tentunya tidak disangka, korban meninggal begi cepat.

TRIBUNBATAM/RONNYE
Seorang pria tewas dibunuh di di depan Samarinda Shoping Center Jodoh, kecamatan Lubuk Baja Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau,  Minggu, (9/5/2021) sore. 
RIBUNBATAM.id, BATAM-  Warga sekitar Pasar Tos 3000 Nagoya Minggu, (9/5/2021) sore dihebohkan dengan meninggalnya Budi (42).
Budi meninggal dunia setelah ditusuk oleh orang tidak dikenal.
Menurut saksi mata dilapangan, sebelum tewas ditikam ternyata Budi sempat cekcok dengan istrinya bernama Meliza.
"Sejak sebulan ini, memang ia lagi berantem sama istrinya," kata Opung rekan korban yang tewas ditikam.
Dikatakannya, sejak cek-cok dengan sang istri, Budi diketahui minggat dari rumah dan memilih tinggal di Jodoh bersama rekannya.
Perkelahian Budi dan juga istrinya lantaran, Budi memukuli anak tiri yang merupakan anak pertama istrinya tersebut sebulan yang lalu.
"Saat menikah dengan Meliza beberapa tahun yang lalu Budi dan Meliza merupakan Duda dan Janda," ungkap Opung.
Tentunya tidak disangka, korban meninggal begi cepat.
Opung mengakui jika kesehariannya Budi adalah orang yang rajin dan suka menolong mengangkat barang milik pedagang disekitar pasar Tos 3000 tersebut.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja AKP Fajar saat ditemui di lokasi kejadian mengaku saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Korban sudah dievakuasi menggunaan Ambulance ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kerpi, untuk kelanjutan kami akan memberikan informasi secepatnya," ujar Fajar.
Sementara pelaku hingga saat ini masih dalam pengejaran tim Buser Polsek Lubuk Baja.
"Mohon doanya dan kerjasamanya semoga cepat tertangkap pelaku tersebut," tutup Fajar. 
Identitas Korban

Indentitas pria yang tewas di depan Samarinda Jodoh Minggu, (9/5/2021) sore diketahui bernama Budi Damanik. 

Pria 42 tahun tersebut, meninggal dunia setelah ditusuk menggunakan pisau dapur oleh orang tak dikenal.

Sala satu saksi mata berinisial OP menceritakan Budi merupakan warga Kavling Bukit Makmur, RT 02, RW 013, Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar Batam yang kesehariannya membantu istrinya berjualan cendol disekitar Tos 3000 Nagoya, Batam.

"Almarhum tidak ada kerjaan tetap dan setiap hari hanya mondar mandir disekitar pasar Tos 3000 ini saja. Dia sesekali membantu istrinya berjualan cendol," kata OP.

OP menceritakan saat kejadian posisinya tidak jauh dari lokasi tersebut. 

"Tadi saya sempat melihat pelaku melarikan diri ke arah Top 100 Jodoh, seusai menusuk Budi," lanjutnya.

Suasana di sekitar lokasi kejadian tampak rami.

Mereka terlihat mengelilingi pusat lokasi yang sudah dipasang police line.

Budi yang sudah meninggal dunia menggunaan baju berwarna merah, celana jins berwarna biru tua, mengenakan topi berwarna hitam dan tampak sebuah pisau dapur masih menempel di tulang rusuk bagian kiri.  

Warga terlihat kebingungan bahkan sebagian besar terlihat menangis histeris sembari mengeluarkan kata-kata kasian.

Hingga saat ini mayat Budi sudah dievakuasi menggunaan oleh Personel Polsek Lubuk Baja mobil ambulance ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

 
Penulis: ronnye lodo laleng
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved