Selasa, 28 April 2026

Mulai Hari Ini Malaysia Larang Semua Perjalanan Antarnegara Bagian, Sehari Catat 2.500 Kasus Baru

Mulai hari ini Senin 10 Mei 2021 pemerintah Malaysia melarang semua pergerakan antarnegara bagian dan antar distrik tanpa izin dari kepolisian.

malay mail via todayonline.com
Polisi Malaysia membatasi pergerakan antar negara bagian kecuali yang punya izin mulai Senin (10/5/2021) 

"Lonjakan kasus Covid-19 ini disebabkan oleh kelelahan pandemi, antara lain. Masyarakat yang menderita kelelahan menjadi berpuas diri dalam hal mematuhi langkah-langkah kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, aturan dilonggarkan, sektor ekonomi telah dibuka kembali, pengumpulan massa atau pertemuan massa.

“Ini berkontribusi terhadap lonjakan kasus di mana-mana.”

"Munculnya mutasi baru virus Covid-19 menambah situasi yang mengkhawatirkan, " kata Noor Hisham dalam keterangan pers hariannya terkait Covid-19.

Dia menyerukan kepada publik Malaysia untuk "memainkan peran mereka" dan mengambil tanggung jawab membantu negara untuk mengekang penularan Covid-19.

"Dalam menghadapi ujian ini, kita semua perlu bersatu dan berhenti menunjuk jari dan menghindari saling menyalahkan," katanya.

Kemarin, Malaysia mencatat 2.500 kasus baru – sehingga total kumulatif menjadi 417.512 orang.

Teratat 637 kasus baru Selangor - sekitar 25,5 persen dari total Malaysia - adalah yang tertinggi dari semua negara bagian.

"Dari kasus baru Selangor, 84,9 persen adalah yang terpapar dari klaster atau kegiatan contact tracing, " kata Dr Noor Hisham.

Dari 2.500 kasus baru, empat adalah kasus impor.

Ada 2.068 pasien sembuh yang dipulangkan, sementara kasus aktif naik menjadi 30.753.

Terdapat 18 kematian lainnya akibat Covid-19 dilaporkan, dengan korban berusia antara 29 dan 87 tahun.

Jumlah pasien yang saat ini dirawat di ICU naik menjadi 352 orang. Mereka yang membutuhkan dukungan ventilator juga telah meningkat menjadi 186 orang.

Kementerian Kesehatan juga mendeteksi sembilan klaster baru, sehigga jumlah yang aktif menjadi 398 klaster.

Dari klaster baru, tiga terkait dengan tempat kerja dan dua terkait dengan sektor pendidikan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved