HUMAN INTEREST
KISAH Muhammad Nur Penyintas Covid-19 Lingga, Terpapar Warga Saat Isi Bensin
Seorang lansia di Lingga jadi penyintas covid-19. Ia masih ingat bagaimana sampai ia terpapar hingga sembuh dari virus mematikan itu.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Muhammad Nur masih ingat betul bagaimana ia bisa terpapar covid-19 di Lingga.
Pria 77 tahun warga Kampung Suak Rasau, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat itu bahkan sempat mengira hidupnya telah terakhir.
Pria yang akrab disapa Rumak ini benar-benar bersyukur sembuh dari virus corona.
Sudah setahun lamanya, wabah virus Corona menyebar luas di dunia hingga ke negara Indonesia, khususnya di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.
Khususnya Lingga, saat ini sudah tercatat sebanyak 145 kasus.
Di antaranya 75 kasus aktif, 66 pasien sembuh corona dan 4 meninggal dunia akibat covid-19.
Tanggal 25 Januari 2021, Rumak positif covid-19 oleh Tim Satuan Tugas Penanganan Covid Kabupaten Lingga.
Awal tepapar, ia sedang mengisi bensin kepada seorang pengendara motor yang tidak ia kenal dalam kesehariannya.
Muhammad Nur dalam sehari-hari menjual minyak bensin eceran di depan rumahnya.
"Saat itu, pengendara tersebut dekat jaraknya dengan saya sekitar 40 centimeter.
Ia sedikit batuk, saat itu napas saya tiba-tiba terhenti seketika.
Saat itu dia tidak memakai masker dan saya juga tidak pakai.
Saya tahunya dia datang dari Batam," kata Rumak kepada TribunBatam.id, Selasa (11/5/2021).
Ia baru mengalami gejala seminggu setelah kejadian itu.
Dengan batuk, pilek dan napas yang tidak teratur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kisah-penyintas-covid-19-lingga-muhammad-nur.jpg)