HUMAN INTEREST
KISAH Muhammad Nur Penyintas Covid-19 Lingga, Terpapar Warga Saat Isi Bensin
Seorang lansia di Lingga jadi penyintas covid-19. Ia masih ingat bagaimana sampai ia terpapar hingga sembuh dari virus mematikan itu.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
Hatinya remuk redam. Ia masih ingat wajah orang tersebut.
Firasatnya kuat jika ia positif covid-19.
Baca juga: Tiga Bocah Tanjungpinang Jadi Penyintas Covid-19, Bagian 77 Kasus Sembuh Corona
Baca juga: Lanal Tarempa Bentuk Tim Khusus Satgas Covid-19, Cegah Corona saat Idul Fitri 2021
"Makin hari makin kondisi saya makin parah, kemudian di test swab di bawa oleh anak saya Jas.
Baru ketahuan kalau saya terkena virus ini," sambungnya.
Keadaannya semakin memburuk, sehingga ia harus dirawat di Ruang Isolasi, Pagoda Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.
"Saya hampir kehabisan nafas saat diruangan itu, dengan bantuan oksigen dari petugas, sesak kali rasanya.
Saya ditemani anak saya Jas, yang memantau dari kejauhan.
Saat itu saya menangis, takut tidak bisa melihat anak saya lagi," ucapnya.
Seminggu lebih ia menceritakan meregang nyawa di dalam Ruang Isolasi.
Rumak kembali menceritakan, bahwa ia sulit sekali bernapas saat terpapar Covid-19.
Dengan perjuangannya, Muhammad Nur ini dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, tepatnya sejak 3 Februari lalu.
"Alhamdulillah, tak menyangka saya bisa sembuh," ujarnya.
Hingga saat ini, Rumak pun bisa menjalani hidupnya dengan normal dan membiasakan diri dengan hidup sehat. (TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Lingga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kisah-penyintas-covid-19-lingga-muhammad-nur.jpg)