Breaking News:

1.047 Penumpang Tinggalkan Batam Melalui Bandara Hang Nadim

Sebanyak 1.047 penumpang meninggalkan Batam melalui Bandara Hang Nadim sejak larangan mudik diberlakukan oleh pemerintah.

TribunBatam.id/Alamudin
ANTRE PANJANG - Bandara Hang Nadim Padat, Calon Penumpang Antre Panjang Tinggalkan Batam. Foto kondisi di Bandara Hang Nadim Batam, Senin (3/5/2021). 

Editor: Thomm Limahekin

BATAM, TRIBUNBATAM.id–Ratusan penumpang masih membeludak di Bandara Hang Nadim Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) setiap hari sejak larangan mudik diberlakukan oleh pemerintah.

Dari rincian yang diperoleh TRIBUNBATAM.id, sebanyak 1.047 penumpang masih bepergian melalui Hang Nadim. Jumlah tersebut terdata selama 9-11 Mei 2021.

Pada 9 Mei 2021, total penumpang mencapai 495 orang. Ada 205 penumpang datang dan 290 penumpang berangkat.

Pada 10 Mei 2021, total penumpang mencapai 306 orang. Sebanyak 101 penumpang datang dan 205 penumpang berangkat.

Sedangkan pada 11 Mei 2021, jumlah penumpang lebih banyak dari dua hari sebelumnya dengan total 895 orang. Sebanyak 343 penumpang datang dan 552 penumpang berangkat.

Baca juga: Hari Ketiga Larangan Mudik, Hanya Ada 1 Penerbangan Beroperasi di Bandara Hang Nadim Batam

HANG NADIM - Suasana Bandara Hang Nadim Batam sehari sebelum masa larangan mudik berlaku
HANG NADIM - Suasana Bandara Hang Nadim Batam sehari sebelum masa larangan mudik berlaku (TRIBUNBATAM.id/Alamudin)

General Manager Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Benny Syahroni mengakui, penumpang lebih dominan pergi meninggalkan Batam.

“Yang bisa berangkat selama masa peniadaan mudik itu sesuai dengan ketentuan SE Nomor 13,” jelas Benny saat dikonfirmasi TRIBUNBATAM.id, Rabu (12/5/2021) siang.

Dia mengungkapkan, pengecualian dilakukan untuk mereka yang terbang akibat urusan kerja, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka (meninggal) dan ibu hamil atau keperluan melahirkan.

Namun, para calon penumpang itu harus memenuhi syarat administratif yang telah ditetapkan.

Halaman
12
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved