Breaking News:

PCR PALSU

Kronologi 1 PMI Tujuan Singapura Ditangkap Polisi di Pelabuhan Harbour Bay Batam

PMI berinisial OD diciduk polisi saat pemeriksaan administrasi calon penumpang kapal. Ia kedapatan membawa surat rapid test palsu hendak ke Singapura

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/RomaUlySianturi
Kronologi 1 PMI Tujuan Singapura Ditangkap Polisi di Pelabuhan Harbour Bay Batam. Foto Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi (PKSE) KKP Kelas I Batam, Romer Simanungkalit 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam memberikan atensinya terkait kasus pemalsuan surat rapid test oleh seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Pelabuhan Harbour Bay Batam, Senin (10/5/2021).

Kasus ini merupakan pertama kalinya terjadi di pelabuhan internasional tersebut.

"Ya, ini yang pertama," ujar Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi KKP Kelas 1 Batam, Romel Simanungkalit saat dikonfirmasi Tribun Batam, Selasa (11/5/2021).

Kasus pemalsuan surat rapid test di Pelabuhan Harbour Bay Batam ini hanya berselang satu hari dari kasus pemalsuan surat hasil swab oleh 3 PMI di Pelabuhan Ferry Batam Center, Minggu (9/5/2021).

"Ya, ditangkapnya kemarin, Senin," kata Romel memastikan.

Baca juga: Satu PMI Ditangkap Polisi di Pelabuhan Harbour Bay Batam, Pakai Rapid Test Palsu

Baca juga: DEMI Masuk Singapura, 4 WNI Positif Covid-19 Palsukan Hasil PCR, Ini Kata RS Awal Bros Batam

Diketahui, PMI yang kedapatan memalsukan surat rapid test di Pelabuhan Harbour Bay Batam itu berinisial OD.

OD diperkirakan berumur 36 tahun. Ia diciduk pihak kepolisian saat pemeriksaan administrasi calon penumpang kapal dilakukan oleh petugas karantina.

Saat itu OD kedapatan membawa surat hasil rapid test palsu dari RS Awal Bros Pekanbaru.

PMI berinisial OD (memakai jilbab) saat ditangkap pihak kepolisian di Pelabuhan Harbour Bay Batam, Senin (10/5/2021). OD kedapatan memakai surat rapid test palsu yang diterbitkan oleh RS Awal Bros Pekanbaru
PMI berinisial OD (memakai jilbab) saat ditangkap pihak kepolisian di Pelabuhan Harbour Bay Batam, Senin (10/5/2021). OD kedapatan memakai surat rapid test palsu yang diterbitkan oleh RS Awal Bros Pekanbaru (tribunbatam.id/istimewa Polsek KKP Batam)

Penangkapan OD berawal dari kecurigaan petugas karantina di pelabuhan.

Pasalnya, surat rapid test milik OD tak memiliki barcode dan nama dokter yang tertera juga sudah tak bertugas di rumah sakit yang menerbitkan

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved