Petasan Meledak saat Diracik, Taufik Hidayat dan 2 Rekannya Tewas, 5 Luka-luka
Piter menuturkan, informasi awal, bahan petasan meledak saat para korban tengah meracik di teras rumah milik Untung (55).
Saat itu, polisi menemukan potongan tubuh korban terlempar hingga 100 meter dari lokasi ledakan.
Potongan tubuh tersebut diketahui kaki milik Sunardi (23).
Bagian kaki dari paha ke bawah putus karena saat mercon meledak, Sunardi mengapit menggunakan pahanya.
Untuk ukurannya pun lebih besar dari tahun lalu.
Rencananya, mercon itu nantinya akan dipasang di balon udara di saat Idul Fitri 2021 tiba.
Berikut 8 fakta ledakan mercon Ponorogo yang membawa korban nyawa warga Ngasinan Rt 01 Rw 01 Desa Sukorejo, Selasa (27/4/2021) malam.
1. Rumah rusak parah
Kapolsek Sukorejo, AKP Beny Hartono menjelaskan, pihak kepolisian menerima laporan adanya ledakan pada Selasa malam hari.
Saat mendatangi TKP, ternyata rumah sumber ledakan sudah dalam keadaan rusak parah.
"Lampunya mati, bagian atap hancur, tembok retak, dan jebol di beberapa bagian dan dak jebol," kata Beny, Rabu (28/4/2021).
Di bagian belakang rumah, petugas kepolisian juga menemukan korban meninggal dunia di bawah pohon pisang dengan luka bakar di sekujur tubuh dan kaki putus.
"Korban yang lain ditemukan di atap rumah sebelah TKP, kondisinya masih hidup dan langsung di larikan ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan korban juga meninggal dunia," lanjutnya.
Dari pemeriksaan awal, Beny menduga korban meninggal dunia karena terkena ledakan mercon.
2. Tubuh korban terlempar 5 meter
Ledakan mercon itu mengakibatkan kakak beradik itu tewas seketika.
Dari pantauan di TKP rumah sumber ledakan mengalami kerusakan parah.
Tembok lantai dua rumah tersebut jebol, genting atap pecah bahkan galvalum bagian murah berhamburan di sekeliling rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tempat-kejadian-perkara-ledakan-mercon-yang-menewaskan-3-orang.jpg)