Petasan Meledak saat Diracik, Taufik Hidayat dan 2 Rekannya Tewas, 5 Luka-luka
Piter menuturkan, informasi awal, bahan petasan meledak saat para korban tengah meracik di teras rumah milik Untung (55).
Menurut AKP Beny Hartono, ledakan memang berasal dari lantai dua rumah tersebut.
Saat ditemukan kedua korban yaitu Sunardi dan Samuri juga terpental dari lokasi sumber ledakan.
"Keduanya terlempar sekira lima meter," kata Beny ditemui di lokasi ledakan, Rabu (28/4/2021).
Saat ditemukan, Sunardi sudah dalam keadaan meninggal dunia dan bagian paha putus.
"Hingga kini bagian tubuh tersebut belum ditemukan," lanjutnya.
3. Suara ledakan terdengar hingga 3 km
Sementara itu, warga sekitar, Erna Aminin (31) mengaku mendengar ledakan tersebut sekitar pukul 22.00 WIB.
"Terdengar pada malam hari saat mau tidur, ternyata pagi hari saya dapat kabar kalau ada ledakan itu," terang Erna.
Erna memperkirakan jarak rumahnya dengan ledakan sekira 3 kilometer.
4. Mercon akan dipasang di balon udara
Menurut saksi mata, Toro (24) kedua korban sedang meracik petasan yang rencananya akan dipasang di balon udara dan diterbangkan saat Idul Fitri 1442 H nanti.
Keduanya memang pernah meracik sendiri petasan, namun tidak sebesar tahun ini.
"Saking banyaknya, kalau biasanya pakai tangan, ini mengaduknya harus pakai mesin," kata Toro, Rabu (28/4/2021).
Toro menduga, karena hal tersebut, petasan yang diracik tetangganya tersebut meledak di dalam rumah.
Saat ledakan terjadi, Toro spontan lari keluar rumah dan melihat ada api yang membumbung tinggi.
"Kondisi rumahnya hancur, dua rumah sampingannya juga terdampak, kacanya sampai pecah," jelas Toro.
5. Ledakan bukan dari elpiji (LPJ)
Kapolsek Sukorejo AKP Beny Hartono memastikan ledakan bukan berasal dari LPG yang dimodifikasi menjadi petasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tempat-kejadian-perkara-ledakan-mercon-yang-menewaskan-3-orang.jpg)