Singapura Lockdown, 2 Pertemuan Elite Politik Dunia Dibatalkan
Memburuknya pandemi Covid-19 di Singapura disusul dengan penerapan lockdown parsial atau circuit breaker sejak 16 Mei hingga 13 Juni mendatang.
Rataan angka kasus yang tidak terdeteksi ini melonjak dari mendekati nol menjadi rataan 6 kasus hanya dalam kurun waktu 3 minggu.
Saat ini tercatat total 24 klaster aktif Covid-19 di Singapura, dengan yang terbesar di Bandara Internasional Changi berjumlah 95 kasus.
Klaster-klaster lain yang tersebar di penjuru negeri kota itu menggurita mulai dari Rumah Sakit Tan Tock Seng, pusat kursus, pelabuhan Pasir Panjang, kompleks penjara Changi, kampus National University of Singapore, dan asrama pekerja asing di Woodlands.
Data terakhir menunjukan total kasus virus corona di Singapura adalah 61.730 di mana 240 pasien atau 0,39 persen saat ini sedang dirawat di rumah sakit.
Jumlah pasien yang meninggal bertambah kemarin. Pasien yang berumur 70 tahun itu berasal dari klaster Rumah Sakit Tan Tock Seng dan meninggal karena komplikasi berkaitan dengan Covid-19. Lansia ini memiliki riwayat kanker paru-paru. (*)
Simak berita terupdate lainnya di Google News
Baca juga: Earthquake of 6.2 Magnitude Shakes Blitar Regency, No Tsunami Potential
Baca juga: Villa Panbil Hadirkan Forest View, Hunian Hadap Hutan Muka Kuning, Cocok untuk Investasi
Baca juga: Anak Anggota TNI Diculik, Foto-fotonya Viral di Media Sosial, Ditemukan di Indramayu
Baca juga: Kronologis Gadis 15 Tahun Dicabuli Anak Anggota DPRD dan Dipaksa Jadi PSK
Baca juga: Gempa Blitar Magnitudo 6,2 Bikin Warga Panik dan Berhamburan Keluar Rumah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/singapura-perketat-aturan-guna-menekan-penyebaran-virus-pada-8-30-mei-2021.jpg)