Selasa, 28 April 2026

TRIBUN WIKI

Penampakan NASAMS, Iron Dome Versi Indonesia, Mampu Tembak Rudal Sampai 70 KM

Penampakan NASAMS, Iron Dome Versi Indonesia, Mampu Tembak Rudal Sampai 70 KM

ISTIMEWA
TNI AU - Penampakan NASAMS, Iron Dome Versi Indonesia, Mampu Tembak Rudal Sampai 70 KM. FOTO: NASAMS 

Dilaporkan jarak tembak 50 sampai dengan 70 km.

Mengutip dari kemhan.go.id, NASAMS didesain untuk memberikan perlindungan terhadap asset–asset penting dan obyek vital bernilai strategis dari serangan udara

Oleh karenanya, beberapa negara lain juga menggunakannya.

Misalnya Amerika Serikat (AS) yang menempatkan NASAMS untuk melindungi obyek vital di Washington DC, termasuk Gedung Putih

Beberapa waktu lalu, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo meninjau pembangunan infrastruktur Satrudal NASAMS TNI AU ini.

Marsekal Fadjar mengatakan TNI AU akan terus mengembangkan sistem pertahan udaranya.

Khusus untuk NASAMS, akan difokuskan pada faktor taktisnya.

Tapi, TNI AU juga sudah punya rencana jangka panjang. Di mana mereka tetap ingin memiliki sistem pertahanan udara jarak jauh.

Itulah Iron Dome versi TNI AU, hebat bukan?

Sekilas tentang Iron Dome

Sistem pertahanan anti-rudal buatan Israel, Iron Dome atau Kubah Besi. Lihat Foto Sistem pertahanan anti-rudal buatan Israel, Iron Dome atau Kubah Besi
Sistem pertahanan anti-rudal buatan Israel, Iron Dome atau Kubah Besi. Lihat Foto Sistem pertahanan anti-rudal buatan Israel, Iron Dome atau Kubah Besi (AFP / JACK GUEZ)

Melansir artikel Tribunnews.com dengan judul Mengenal Teknologi Iron Dome, Sistem Pertahanan Militer Israel yang Halau Roket Hamas dari Gaza, Iron Dome adalah sistem pertahanan udara Israel yang berbasis di darat yang ditempatkan di beberapa wilayah dekat Palestina.

Fungsi Iron Dome adalah untuk menghalau roket dan tembakan artileri jarak dekat sebagai antisipasi serangan ke Israel khususnya dari Palestina dan kawasan Libanon.

Mengutip laman Missile Threat, Kamis (13/5/2021), sistem pertahanan ini berisi tiga elemen utama yakni ELM 2084 Multmission Radar (MMR), battle management and weapon control system (BMC), dan unit penembakan yang dilengkapi senjata roket pencegat Tamir.

Iron Dome dibuat layaknya peluncur roket dari darat.

Sistem ini memiliki empat roda yang bisa berpindah tempat.

Kemampuan lainnya yakni mampu mendeteksi serangan roket dari jarak 4 hingga 70 kilometer, kemudian meluncurkan roket pencegat Tamir yang akan menghancurkan roket penyerang di udara.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved