Minggu, 26 April 2026

ANAK HILANG DI BATAM

Rasyid Sudah Bermain Bersama Teman, Sempat 4 Malam Hilang

Al Rasyid, bocah yang sempat hilang, kini sudah kembali ceria. Ia sudah bermain bersama teman-temannya.

|
TRIBUNBATAM.id/Alamudin
Setelah dirawat selama satu hari satu malam yakni mulai Kamis (20/5/2021) hingga Jumat (21/5/2021) kondisi Rasyid kembali pulih dan mulai terlihat ceria. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Al Rasyid, bocah yang sempat hilang, kini sudah kembali ceria. Ia sudah bermain bersama teman-temannya. 

Ditemui di rumahnya, Kampung Jawa, Rt 06/ Rw 26, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Batam Provinsi Kepulauan Riau, Al Rasyid asyik bermain bersama teman dan keluarga di rumahnya.

Rasyid juga terlihat gembira, lari kesana kemari.

Namun belum banyak kata-kata yang terungkap dari mulutnya.

Sumini, Nenek Rasyid, mengatakan sejak pulang ke rumah kondisi Rasyd terus membaik.

"Dia sudah kuat makan, tapi masih trauma, kalau melihat orang yang belum pernah dilihatnya," ujarnya.

Baca juga: Kasus Bocah 2 Tahun Rasyid di Batam, Polda Kepri Cari Saksi Kunci

Sumini, menjelaskan sejak cucunya tiba di rumah, mereka mencoba mengajak cerita Rasyid.

"Itulah kami tanya sama Rasyid, bahwa saat itu ada yang bawa dia," kata Sumini.

"Saya dibawa sama Mi, tak pakai sandal, tidak dikasih makan, tapi dikasih minum pahit," kata Rasyd, seperti ditirukan Sumini.

Sumini, mengatakan Rasyid, belum lancar bicara.

"Jadi belum banyak yang bisa diceritakan,"kata Sumini.

Dia juga mengatakan sejak di rumah Rasyid, sudah bermain bersama teman-temannya.

"Hanya saja, saat ini dia pilek, mungkin efek kemarin selama hilang itu, kena hujan dan tidak makan,"kata Sumini.

Polisi Mendalami

Polisi terus mendalami kasus anak yang sempat hilang di Batam, Ar Rasyid, bocah usia 2 tahun, warga Batu Aji.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Dhani Chatra Nugraha mengatakan pihaknya sudah meminta keterangan dari sejumlah orang terkait kasus itu.

"Tapi informasi yang kita dapatkan belum maksimal," ujar Dhani pada Sabtu (22/5/2021).

Selain keluarga yang berada di tempat kejadian hilangnya Rasyid, pihaknya juga telah meminta keterangan dari para saksi yang melihat anak tersebut setelah hilang.

"Jadi ada dua orang yang kita cari dan ambil keterangan. Tapi yang satu belum bisa dihubungi, yang satu sudah kita mintai keterangan.

Itupun hanya anaknya orang tersebut yang melihat Rasyid berada di parkiran motor sekitar tempat hilang dan hanya dipikir main-main biasa sehingga tidak terlalu diperhatikan," ujarnya.

Saat ini pihaknya tengah menunggu informasi orang yang mengabarkan melihat Rasyid saat sudah dinyatakan hilang.

"Untuk satu orang lagi ada yang nelepon, karena dia melihat pengumuman di medsos. Tapi kita coba untuk hubungi belum bisa. Kita hubungi tidak ditemukan, kita cari alamatnya juga belum bisa ditemukan," ujarnya.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda itu mengatakan, orang yang telah menghubungi tersebut sudah berusaha dihubungi pihaknya.

"Sampai kemarin malam kita hubungi tidak aktif nomornya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Rasyid anak umur dua tahun yang sempat dikabarkan hilang dan viral di medsos saat ini telah kembali pulang ke rumahnya di kawasan Batu Aji.

Rasyid sempat dirawat di RS Bhayangkara Polda Kepri selama satu hari sebelum dipulangkan ke rumahnya.

Saat ini kondisi Rasyid sudah kembali sehat dan mulai bermain layaknya anak kecil lainnya.

Kesaksian Orang yang Menemukan Rasyid

Supriadi, tukang bangunan yang bekerja di Kompleks pertokoan dan Bisnis Cipta Grand City Tanjunguncang Batam, Jumat (21/5/2021) merupakan saksi mata yang menemukan Al Rasyid, balita usia 2 tahun yang hilang selama 5 hari.

Dia mengaku, sejak Senin (17/5/2021) sudah mendengar suara tangisan anak-anak. 

"Tetapi saya cari tidak ada, saya sudah melihat ke sekeliling tetapi tidak menemukannya," katanya.

Selama ini, Supriadi setiap hari mengganti pakaian kerja dan duduk makan siang di pondok yang jaraknya 15 meter dari tempat penemuan Ar Rasyid.

Dia mengatakan, sejak ada informasi anak hilang pada Minggu (16/5/21021) mereka ikut juga mencari.

"Sebelumnya kita ikut mencari dan semua tukang dan petugas sekuriti mencari tetapi tidak menemukannya," kata Supriadi.

Dia menceritakan selama lima hari Ar Rasyid dinyatakan hilang dirinya hanya sekali mendengar suara tangisan pada Senin (17/5/2021).

"Kebetulan di Pondok itu, kita tidak lama juga, paling hanya sebatas ganti baju dan duduk sebentar makan siang," kata Supriadi.

Sementara Kamis (20/5/2021), seperti biasa dirinya ganti baju di pondok tersebut.

"Malam itukan hujan, jadi saat saya ganti baju, saya dengar lagi suara anak menangis, saya lalu mencari suara tersebut," katanya.

Dia mengatakan, saat melihat ke semak-semak yang jaraknya kurang lebih 15 meter dari pondok, ada kepala anak kecil.

"Saya kaget, cuma saya lihat anak itu menggigil," kata Supriadi.

Dirinya mendekat dan memastikan apakah benar yang dilihatnya manusia.

"Itulah saat saya mendekat saya lihat memang anak kecil, saya menggendongnya dan saya membawa ke pos sekuriti," kata Supridi.

Sampai di pos sekuriti teman-temannya yang lain dan juga sekuriti langsung berdatangan.

"Sempat juga anak itu dimandikan, dan digantikan bajunya, karena basah," kata Supriadi.

Setelah itu, kata Supriadi, dirinya tidak tahu lagi.

"Sekuriti yang menghubungi pihak keluarga dan Polisi,"katanya.

Dia juga mengatakan dirinya sudah dimintai keterangan oleh polisi.

"Kemarin saya juga sudah diinterogasi sama polisi," kata Supriadi.(Tribunbatam.id, Ian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved