JENAZAH TERTUKAR
Polisi Datangi Rumah Keluarga Jenazah Tertukar di Batam
Jajaran Polda Kepri dan Polresta Barelang datang kerumah kerabat jenazah yang tertukar di Tanjung Sengkuang Dalam
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Agus Tri Harsanto
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jajaran Polda Kepri dan Polresta Barelang datang kerumah kerabat jenazah yang tertukar di Tanjung Sengkuang Dalam, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Senin (24/5/2021).
Di rumah kerabat almarhum, tampak hadir Wadir Reskrimum Polda Kepri, AKBP Ruslan Abdul Rasyid bersama rombongan menemui pihak keluarga almarhum.
Tidak hanya itu terlihat juga Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, Kapolsek Batu Ampar, AKP Salahuddin serta Kapolsek Sagulung AKP Yusriadi Yusuf.
Disekitar lokasi terlihat sebuah tenda berwarna hijau yang dipadati oleh warga setempat dan juga sanak saudara almarhum.
Tampak obrolan serius antara pihak kepolisian dengan keluarga almarhum.
Di sekitar lokasi puluhan kendaraan roda dua dan roda empat sedang terparkir rapih di kiri dan kanan jalan masuk ke rumah kerabat almarhum tersebut.
Terpantau puluhan awak media sedang menunggu kabar selengkapnya dari keluarga almarhum di sekitar lokasi.
Diberitakan sebelumnya, Jenazah tertukar di salah satu rumah sakit di Kota Batam.
Peristiwa tersebut membuat geger warga Tanjung Sengkuang Kota Batam, Senin (24/5/2021).
Jenazah yang tertukar itu adalah jenazah warga Batam Kota inisial SP dengan warga Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar inisial AH.
Informasi tertukarnya jenazah tersebut langsung menyebar di kalangan masyarakat Tanjung Sengkuang dan bahkan Kota Batam.
Masyarakat mendatangi salah satu rumah dari kerabat almarhum yang ada di Tanjung Sengkuang.
Pasalnya, jenazah yang seharusnya dikuburkan tapi dikremasi. Polisi juga ramai mendatangi rumah kerabat almarhum.
Salah seorang kerabat almarhum membenarkan peristiwa tertukarnya jenazah tersebut.
Pihak keluarga, menduga petugas rumah sakit telah salah mengantarkan almarhum ke tempat krematorium.
“Iya, benar. Jenazah tertukar dengan orang Tionghoa di rumah sakit. Jenazah yang seharusnya dikuburkan tapi sudah dikremasi,” kata kerabat almarhum yang enggan namanya disebutkan.
Dikatakannya, awalnya diduga jenazah tersebut kena covid-19 dan dijemput ke rumah. Setelah diperiksa dan diketahui tidak terbukti covid-19.
“Namun sayang jenazah tersebut tertukar dan telah dikremasi,” tuturnya.
Sementara itu, Kabid humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, pihaknya sedang berupaya menyelesaikan persoalan tersebut.
“Saat ini masih dalam proses penanganan. Nanti akan di informasikan kembali,” ungkapnya.
Saat dikonfirmasi di rumah sakit mana terjadinya tertukar jenazah tersebut, dia masih enggan berkomentar lebih lanjut.(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2405_jenazah-tertukar.jpg)