BATAM TERKINI
JUMLAH Pasien Covid-19 Terus Bertambah, RSKI Galang Batam Kini Rawat 83 Orang
Jumlah pasien covid-19 di RSKI Galang Batam kembali meningkat setelah bertambah 2 orang TKI yang baru datang dari luar negeri.
Penulis: Beres Lumbantobing |
Akibat bertambahnya kasus Covid-19 baru dari Kecamatan Bulang, maka wilayah di Hinterland ini pun kembali berzona kuning dengan 4 kasus aktif.
Selain itu, Belakangpadang sudah berubah oranye dengan 11 kasus, dan Kecamatan Galang masih berzona hijau tanpa kasus Covid-19.
Seluruh area di wilayah Mainland dipenuhi dengan zona merah, yaitu Batam Kota dengan 142 kasus, Nongsa 75 kasus, Bengkong 51 kasus, Batu Ampar 60 kasus, Lubuk Baja 97 kasus, Sekupang 185 kasus, Batuaji 85 kasus, Sagulung 48 kasus, dan Sei Beduk 22 kasus.
Waspadai OTG
Sebelumnya diberitakan, Walikota Batam, Muhammad Rudi memperingatkan warga Batam untuk selalu memperhatikan penerapan protokol kesehatan, baik di luar maupun di lingkungan rumah.
Pasalnya, saat ini banyak pasien Covid-19 yang tak bergejala (Asimptomatik) tengah menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing.
Sewajarnya, isolasi mandiri juga harus dijalankan dengan protkes yang ketat.
Namun karena banyaknya jumlah pasien isolasi mandiri di beberapa wilayah kecamatan se-Kota Batam, serta terbatasnya tenaga kesehatan, maka jalannya isolasi mandiri bagi pasien Asimptomatik sulit untuk dipantau.
"Orang tanpa gejala (OTG) bukan berarti tidak menular, dia tetap bisa menularkan virus. Makanya kami ingin memastikan apakah yang isolasi mandiri ini tetap disiplin untuk tidak keluar rumah? Kan jumlahnya banyak sekali, susah mengontrolnya," jelas Rudi ketika ditemui di Pelabuhan Batu Ampar, Senin (24/5/2021).
Baca juga: CURHAT Supri, Korban Kebakaran di Sei Panas, Tabungan Hasil Kerja Setahun Hangus Dilalap Api
Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Rudi mengharapkan para pasien Asimptomatik ini dapat dirawat di ruang isolasi yang memadai. Dalam hal ini, ia telah mencanangkan gedung Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam dan Asrama Haji sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala.
Namun kendalanya, biaya perawatan pasien Covid-19 tanpa gejala kini tidak lagi menjadi tanggungjawab pemerintah pusat. Dengan demikian, biaya isolasi kemungkinan akan dibebankan kepada pemerintah daerah.
"Sekarang yang OTG tidak lagi ditanggung pemerintah pusat, makanya saya sekarang mau merapatkan bersama BP Batam dan Pemko Batam terkait anggarannya," ujar Rudi. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing/Hening Sekar Utami)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0604gedung-rski-galang.jpg)