VIRUS CORONA DI BATAM
Pasar Kaget Sagulung Tetap Beroperasi saat Pandemi, Dilema Pedagang dan Pemerintah
Camat Sagulung sebelumnya sudah meminta pengelola pasar kaget untuk menutup sementara operasional mereka.
"Kami siap ikuti arahan pemerintah, kita siap di tata.
Kalau dipaksa tidak bisa berjualan, saya rasa kami tidak bisa, karena kami juga butuh makan," sebutnya.
Pantauan TribunBatam.id, lapak pedagang Pasar Kaget tetap rapat.
Baca juga: Tim Gugus Tugas Bubarkan Pasar Kaget di Sekupang, Cegah Covid-19 Batam
Baca juga: Disperindag Kota Batam Tata Ulang Pasar Kaget, Pedagang Dipindah ke Pasar Resmi
Hanya saja gang dari setiap lapak, diberikan jarak sedikit lebih luas dari yang sebelumnya.
Di tempat terpisah, Pasar Kaget di Simpang Hutatap, Mandalay Kecamatan Sagulung juga tampak masih beroperasi.
Bedanya, pengelola sudah mengatur lapak para pedagang. Dimana setiap lapak diberi jarak.
MASUK 5 Besar
Kecamatan Sagulung masuk dalam lima besar penyebaran covid-19 di Batam.
Jika dilihat dari jumlah masyarakatnya, Kecamatan Sagulung, termasuk wilayah terpadat penduduknya di Kota Batam.
Selain wilayah padat penduduk, kondisi tempat tinggal di Sagulung, khususnya di Kaveling, jarak rumah sangat rapat.
Jika lengah, maka penyebaran covid-19 di Batam menurutnya akan semakin cepat.
Camat Sagulung Reza Khadafy, minta warga taati protokol kesehatan, dan ikuti anjuran pemerintah.
"Kita masih bersyukur, masih dalam posisi ke lima.
Jika angka kasus covid-19, sempat merebak di Sagulung, penyebarannya sangat cepat,"kata Reza, Jumat (28/5/2021).
Dia menjelaskan di tengah padatnya penduduk di Kecamatan Sagulung, keberadaan Pasar Kaget juga cukup banyak.