Breaking News:

Wali Kota Tanjungpinang Berjuang Atasi Dampak Pandemi dan Pencegahan Penyebaran Covid-19

Di masa pandemi, Pemko Tanjungpinang telah menerbitkan beberapa surat edaran maupun Perwako terkait Covid-19, juga melakukan berbagai program

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Agus Tri Harsanto

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Wali Kota Tanjungpinang Rahma terus berupaya mengatasi dampak Pandemi.

Dalam masa pandemi ini, Rahma dan juga para kepala daerah lainnya bersama dituntut mampu menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan yang berkesinambungan dengan keterbatasan anggaran, dan berbagai macam persoalan dan tuntutan masyarakat dalam keterpurukan ekonomi dimasa pandemi.

Tidak jarang para kepala daerah menerima hujatan, bahkan harus berhadapan dengan hukum.

Di masa pandemi, Pemko Tanjungpinang telah menerbitkan beberapa surat edaran maupun Perwako terkait Covid-19, juga melakukan berbagai program dan kegiatan yang bersumber dari APBD Kota Tanjungpinang untuk bangkit dari pandemi, diantaranya meningkatkan fasilitas pemulihan usaha ekonomi masyarakat pasca Pandemi Covid-19, Optimalisasi Realisasi Belanja Modal APBD, bantuan Pemerintah Provinsi Kepri dan dana DAK Kota Tanjungpinang sebagai pendongkrak pertumbuhan ekonomi, memaksimalkan potensi pariwisata, kinerja ekspor dan perekonomian di Kota Tanjungpinang.

Disamping itu juga meningkatkan investasi swasta dengan menjaga iklim investasi yang kondusif, memperluas cakupan jaring pengaman sosial, dan meningkatkan jangkauan preventif dan promotif kesehatan penanganan pandemi.

Selain itu, penanganan covid-19 melibatkan segala sektor mulai dari kesehatan, jaring pengaman sosial, UMKM, tenaga kerja, pariwisata, investasi, perikanan dan pangan, perdagangan, dan belanja pemerintah. Untuk melindungi kesehatan warganya, Rahma membentuk Posko PPKM di 18 kelurahan, pembagian alat pelindung diri, dan pemberian vaksin untuk berbagai kategori sesuai anjuran pemerintah.

Pada Jaring Pengaman Sosial, Pemko Tanjungpinang melalui Dinas sosial telah mendistribusikan bantuan bahan pangan pokok untuk warga tidak mampu dan terdampak Covid 19 sebanyak 2 tahap.

Tahap I pada bulan April 2020 berjumlah 18.958 paket, senilai 300.000/paket dan Tahap II pada akhir bulan April 2020 berjumlah 35.090 paket. Kemudian Pada bulan Agustus 2020, Pemko Tanjungpinang mengalokasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid 19 sebanyak 30.528, yang terealisasi sebanyak 28.918 keluarga senilai Rp. 600.000/kk yang disalurkan melalui PT. POS Indonesia. Pada bulan Agustus 2020, Pemwrintah Provinsi Kepri juga memberi bantuan sebanyak 34.000 paket untuk masyarakat tidak mampu dan masyarakat yang terdampak covid - 19.

ist
ist (Ist)

Terobosan Rahma lainnya ialah menerbitkan kartu pelanggan elpiji subsidi 3kg. Hal ini sebagai upaya agar penyaluran gas subsidi tepat sasaran kepada yang berhak membeli, menghindari kelangkaan, antrian, juga menerapkan satu harga yaitu Rp. 18.000.

Selain itu, untuk mendukung pelaku UMKM, Rahma juga melakukan beragam terobosan, yakni Membangkitkan UMKM/IKM melalui bazar juadah, Menyediakan sarana penjualan produk UMKM bekerja sama dengan beberapa swalayan, mengadakan berbagai keterampilan seperti tudong manto, pelatihan berjualan online, serta Pelatihan pemasaran produk mikro. Juga memberikan bantuan fasilitas penerbitan sertifikasi halal, BPOM dan P-IRT produk IKM/UMKM.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved