BATAM TERKINI
WALIKOTA Ungkap Penyebab Lambatnya Vaksin Covid-19 di Batam
Walikota Batam, Muhammad Rudi mengungkapkan penyebab lambatnya proses vaksinasi di Batam sehingga hasil pencapaiannya tergolong rendah.
"Provinsi harusnya bisa membantu push persoalan ini ke Pusat. Pak Gubernur sendiri juga berjanji akan melanjutkan permintaan kami," katanya.
4 Poin Penanganan Covid-19 di Batam
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan 4 poin penting penanganan covid-19 di Batam kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Wagub Kepri, Marlin Agustina Rudi.
Pertama, perihal vaksinasi untuk para pekerja.
Dirinya kembali memperjuangkan vaksinasi untuk kalangan tersebut.
Hal ini seperti yang ia sampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, beberapa waktu lalu.
"Pak Ansar, capaian kita memang masih berapa persen. Tapi lantaran Batam penduduknya sebagian besar tenaga kerja. Kami meminta agar Batam mendapatkan 400 ribu vaksin Sinopharm atau vaksin gotong royong untuk Naker industri kita," ucap Amsakar.
Amsakar secara intens memperjuangkan hal ini bukan tanpa sebab. Pasalnya, dari sekitar 1,2 juta penduduk Batam lebih kurang 400 ribu merupakan kalangan Naker Industri.
Angka sebanyak itu memberikan data yang cukup signifikan bagi program vaksinasi di Batam.
Baca juga: 9 Pasien Covid-19 di Kepri Meninggal Dunia, Kasus Terus Meroket, Kini Tambah 411 Orang
"Segmen pelayan publik sudah pada angka 80 persen, lalu vaksinasi lansia sedang kami push. Secara umum capaian kita tinggi, tapi masyarakat umum terutama Naker Industri belum begitu banyak yang divaksinasi," papar dia.
Kedua, Amsakar juga menyampaikan tentang perkembangan posko PPKM di Batam yang cukup masif.
Untuk diketahui, saat kunjungan presiden, Rabu (19/5/2021) lalu baru terbentuk 157 posko dan kini sudah mencapai 2.375 posko yang tersebar di seluruh Batam dan akan terus meningkat.
Amsakar pun telah menghadiri peresmian posko-posko tersebut sembari mensosialisasikan prokes dan mengingatkan tentang tugas pokok dan fungsi PPKM sehingga terus menekan perkembangan Covid-19.
"Melalui PPKM ini tergambar kerja kolektif, di dalamnya melibatkan lurah, LPM, RT/RW, Babinsa, Babinkamtibnas dan para tokoh. Wagub tadi mengapresiasi perkembangan PPKM di Batam," ucap dia.
Ketiga, tentang isolasi mandiri. Seperti arahan Wali Kota Batam Muhammad Rudi isolasi mandiri dipusatkan di Asrama Haji. Pada lokasi ini tersedia 420 tempat tidur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2205vaksinasi-covid-di-batam.jpg)