Breaking News:

LINGGA TERKINI

Mudahkan Pembuatan Paspor, Imigrasi Dabo Lingga Jemput Bola Datangi Pemohon

Petugas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Kabupaten Lingga mendatangi lokasi pemohon pembuatan paspor untuk melakukan pengambilan data.

TRIBUNBATAM.id/FEBRIYUANDA
Petugas Imigrasi Dabo lakukan pengambilan data biometrik foto serta sidik jari pemohon Eazy Passport 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Petugas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Kabupaten Lingga mendatangi lokasi pemohon pembuatan paspor untuk melakukan pengambilan data.

Hal tersebut dengan maksud untuk memberikan kemudahan dan pelayanan prima kepada pemohon pembuatan paspor.

Petugas Imigrasi Dabo lalu melakukan pengambilan data biometrik foto serta sidik jari pada sejumlah pemohon pembuatan paspor, di Jalan Pelabuhan, Sekop Laut, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Jumat (28/5/2021).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap mengatakan, kegiatan ini merupakan program dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, yakni layanan urus paspor kolektif atau Eazy Passport, yang mana dalam pelaksanaan pelayanannya dilakukan diluar kantor.

“Layanan Eazy Passport ini, petugas yang mendatangi pemohon, namun pemohonnya harus kolektif atau kelompok,” kata Nayaka Duta Harahap kepada awak media.

Baca juga: TURUN HARGA! Ini Daftar Harga Berbagai Jenis Cabai di Pasar Tos 3000 Batam

Nayaka lalu menjelaskan, layanan ini dapat dilaksanakan ketika pemohon melakukan permintaan secara kolektif atau kelompok dan program Eazy Passport hanya melayani pembuatan paspor baru dan penggantian.

"Program ini tidak melayani penggantian paspor karena hilang atau rusak," ucapnya.

Kepala Seksi Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian, Reza Fatahillah menambahkan, program Eazy Passport merupakan program langsung dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, yang mana tujuannya guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Sejak mewabahnya virus corona permintaan paspor menurun drastis. Untuk layanan Eazy passpor yang kita datangi dan layani hari ini ada 6 sampai 10 pemohon,” ungkap Reza.

Sejak diluncurkan program Eazy Passport, Reza Fatahillah mengaku telah melakukan sosialiasi kesejumlah instansi pemerintah.

Ia menjelaskan, untuk kedepan pihaknya akan lebih jauh lagi mensosialisasikan program ini hingga kelapisan masyarakat yang berada di wilayah kerjanya.

“Ke depan kita akan melakukan perjalanan ke pulau-pulau untuk sosialisasi program Eazy Passport ini,” sambungnya.

Adapun lelaksanaan pelayanan Eazy Passport tersebut berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan. Baik petugas dan pemohon wajib menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

Penulis: Febriyuanda
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved