Senin, 27 April 2026

Siswi SMP Tewas Usai Dinikahi Siri, Jasad Membiru Mulut Berbusa Diduga Bunuh Diri

Pernah menolak dinikahkan oleh orangtuanya karena ingin tetap bersekolah seorang siswi SMP akhirnya benar-benar mengakhiri hidupnya usai menikah siri

GRID.ID
Foto hanya ilustrasi siswi SMP tewas usai dinikahi siri pemuda desa. Jasad ditemukan membiru dan dari mulut mengeluarkan busa di mana ia diduga bunuh diri 

TRIBUNBATAM.id - Pernah menolak dinikahkan oleh orangtuanya karena ingin tetap bersekolah, seorang siswi SMP akhirnya benar-benar mengakhiri hidupnya usai menikah siri.

Siswi yang duduk di bangku SMP di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur itu tewas tepat setelah mengikuti akad nikah pada Selasa (25/5/2021).

Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena menolak dinikahnya di usia sangat muda.

Saat ditemukan kondisi jasad korban sudah membiru dan dari mulut mengeluarkan banyak busa.

Baca juga: Kisah Heroik Petugas Terbakar Tahan Dua Pengantin Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Ilustrasi jasad korban bunuh diri
Ilustrasi jasad korban bunuh diri (Tribunnews.com)

Remaja putri yang masih duduk di bangku kelas 9 ini berasal dari Desa Kolo-kolo, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep

Sementara, sang suami berasal dari Desa Batu Tali, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep.

Informasi yang diterima TribunMadura.com, peristiwa pernikahan siri yang membawa petaka ini berlangsung pada Selasa, (25/5/2021).

Baca juga: Frustasi dengan Covid-19 India, Dokter Muda Bunuh Diri, Tinggalkan Istri Hamil 2 Bulan

"Setelah dinikahkan siri sekitar pukul 07.00 WIB, siangnya ditemukan meninggal dunia dengan mulut berbusa," kata salah seorang warga yang namanya tidak ingin disebutkan, rumahnya tidak jauh dari kediaman siswi SMP tersebut, Jumat (28/5/2021).

Meski keluarga langsung membawa yang bersangkutan ke Puskesmas Arjasa, namun nyawanya tidak terselamatkan.

Ilustrasi Siswi SMP
Ilustrasi Siswi SMP (Surya Malang/ Tribun)

"Tahun 2020 lalu juga sempat mau dinikahkan secara siri, namun anak perempuan itu menolak karena masih ingin sekolah," tambahnya.

Kapolsek Kangean, Iptu Agus Sugito saat dikonfirmasi mengatakan, korban meninggal dunia saat dalam perawatan di Puskesmas.

"Itu sakit dibawa ke Puskesmas dan dalam perawatan MD (meninggal dunia) karena mulut berbusa setelah dinikahkan.

Namun keluarga tidak melapor," kata Agus dilansir TribunMadura.com berjudul Tewas di Kamar dengan Mulut Berbusa, Siswi SMP Sumenep Diduga Bunuh Diri Usai Dinikahkan Secara Siri.

Baca juga: Akiong Tewas Terbakar Dalam Kamar, Sekuriti Sukajadi Dengar Teriak Minta Tolong Ada Mau Bunuh Diri

Sementara itu Kepala Desa Kolo-Kolo, Mahfudz saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon tidak menjawab meskipun nada dering telponnya terdengar aktif.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri.

Beberapa orang tengah berusaha menyelamatkan pasangan remaja yang nekat lompat ke sungai karena hubunganya tidak direstui
Beberapa orang tengah berusaha menyelamatkan pasangan remaja yang nekat lompat ke sungai karena hubunganya tidak direstui (China Press)

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling,

Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/layanan-konseling-psikolog-psikiater/

Baca juga: Tinggalkan Surat Wasiat, Pengantin Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Sempat Pamitan ke Ibunya

Baca juga: Penemuan Mayat di Bintan, Polsek Bintan Utara Sebut Kematian Titin Murni Bunuh Diri

Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri Sempat Mau Masuk di Dalam Gereja saat Khusyu Berdoa, Pastor: Kami Panik, Takut

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved