Frustasi dengan Covid-19 India, Dokter Muda Bunuh Diri, Tinggalkan Istri Hamil 2 Bulan
Frustasi dengan Covid-19 India, Dokter Muda Bunuh Diri, Tinggalkan Istri Hamil 2 Bulan.
TRIBUNBATAM.id - Keganasan Covid-19 di India membuat masyarakat frustasi, termasuk para dokter dan tenaga kesehatan (nakes).
Bagaimana tidak, para dokter dan nakes itu harus menangani banyak pasien sepanjang hari.
Mereka bahkan bekerja non stop dan tak kenal istirahat.
Belum lagi kondisi pasien yang berbeda-beda.
Kondisi ini pun membuat mereka merasa frustasi.
Bahkan, seorang dokter di Delhi, India memilih bunuh diri.
Dia adalah dr. Vivek Rai, seorang dokter residen di salah satu rumah sakit di Delhi India.
Dia telah merawat pasien Covid-19 di ICU rumah sakit itu selama hampir sebulan penuh.
Melansir artikel Tribunnews.com dengan judul Dokter Muda India Bunuh Diri Karena Frustrasi Tangani Pasien Covid-19 yang Terus Bertambah, ia berasal dari Gorakhpur di Uttar Pradesh.
Seorang sumber yang adalah salah satu rekan Dr Rai mengatakan dia sedang bertugas merawat pasien Covid-19 selama satu bulan terakhir dan menangani pasien ICU.
"Dia akan memberikan perawatan kepada sekitar tujuh hingga delapan pasien kritis setiap hari. Meskipun ada upaya, tidak banyak yang akan bertahan," katanya.
Sumber itu juga menambahkan Dr Rai "frustrasi" dengan situasi yang terjadi dan kondisi terus bertambahnya pasien Covid-19.
Rekan-rekan Dr Rai mengatakan sebagai pejuang Covid di garis depan, ia menyelamatkan ratusan nyawa selama pandemi.
Dia menikah November lalu dan istrinya sedang hamil dua bulan.
Jenazah Dr Rai dibawa ke AIIMS New Delhi untuk pemeriksaan postmortem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/asxcvfgh.jpg)