Minggu, 19 April 2026

Sang Ibu Menjerit, Pergoki Putrinya Dirudapaksa Kakek 71 Tahun

Betapa kagetnya orang tua DAW, gadis 14 tahun yang menjadi korban rudapaksa kakek 71 tahun di

Tribun Jabar
Foto Ilustrasi 

LUMAJANG, TRIBUNBATAM.id - Betapa kagetnya orang tua DAW, gadis 14 tahun yang menjadi korban rudapaksa kakek 71 tahun di Lumajang, Jawa Timur.

Bahkan, sang ibu DAW sempat menjerit mendapati putrinya sedang mendapat tindakan tak senonoh di kamar tidurnya.

Kasus rudapaksa yang menimpa korban yakni DAW (14) terjadi pada Sabtu (19/5/2021) sore.

Pelaku yakni Sukarto (71) warga Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh, Lumajang, Jawa Timur.

Warga pun geger setelah mengetahui pelaku tak lain adalah tetangga korban.

Kasatreskrim AKP Fajar Bangkit Sutomo, S.Kom melalui Paursubbaghumas Ipda Andrias Shinta membenarkan kejadian kasus rudapaksa tersebut.

Peristiwa itu terjadi di Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh, Lumajang, pada Sabtu sore (19/5/2021).

Ia menyampaikan waktu itu korban tengah sendirian di rumah, orang tuanya sedang pergi ke Lumajang.

"Mengetahui orang tua korban tidak sedang berada di rumah dan pelaku memang sering datang ke rumah korban, akhirnya pelaku masuk ke dalam rumah korban dan sengaja mengajak Korban melakukan hubungan badan di dalam kamar Korban," ujar Andrias Shinta

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi (Tribunnews)

Tak berselang waktu lama orang tua korban datang dan langsung masuk ke rumah.

Betapa kagetnya, ibu korban mendapati pelaku ada di kamar anaknya dalam kondisi setengah telanjang dan ada sebilah celurit yang ditaruh di dekat tubuh korban.

"Ibu Korban langsung menjerit dan Ayah Korban langsung masuk ke dalam kamar lalu memegang pelaku namun pelaku sempat lari keluar rumah namun dapat di tangkap oleh ayah korban dibantu beberapa warga sekitar," tambahnya

Ayah korban bersama warga akhirnya membawa pelaku ke Balai Desa Jokarto.

Pelaku sempat berontak dan mencoba melarikan diri.

Namun warga berhasil menangkapnya kembali.

Sukarto (71) pelaku kasus rudapaksa di Lumajang, Jawa Timur
Sukarto (71) pelaku kasus rudapaksa di Lumajang, Jawa Timur (Surya.co.id)

Lantaran sudah geram, warga pun menghajar kakek itu.

"Antisipasi amukan warga yang lebih parah Kepala Desa Jokarto menghubungi Petugas Polsek Tempeh dan sesampainya di Balai Desa Jokarto." imbuhnya.

Kini pria renta tersebut tak berkutik saat diamankan di Mapolres Lumajang.

Dia harus menahan sakit pada bagian wajah dan punggungnya lantaran baru saja dianiaya warga.

Sukarto dihajar massa lantaran tepergok melakukan aksi pencabulan DAW seorang gadis berumur 14 tahun, yang tak lain merupakan tetangganya sendiri.

Akibat perbuatannya, pelaku pun langsung diamankan ke Mapolres Lumajang.

Kini kasus pencabulan anak di bawah umur ini ditangani Unit Perlindungan Anak dan Perempuan Satreskrim Polres Lumajang.

"Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 82 UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan saat ini sudah mendekam di rumah tahanan Polres Lumajang untuk penyidikan lebih lanjut." pungkasnya.

Baca juga: Sekap, Rudapaksa, hingga Jual Siswi SMP, Anak Anggota DPRD Bekasi Berencana Nikahi Korban

Baca juga: Salamun (60 Tahun) Rudapaksa 30 Kali Gadis, Sudah Bau Tanah Gemar Koleksi Foto Bugil

Baca juga: Tak Bisa Tahan Birahi Lihat Anak Pemilik Warkop, Pria ini Rudapaksa Korban Usai Ngopi

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ibu-ibu di Lumajang Menjerit Pergoki Putrinya Sedang Dirudapaksa Oleh Kakek-kakek Bawa Celurit

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved