Breaking News:

7 Konglomerat Pemilik Stasiun Televisi di Indonesia, Ada Ketua Partai hingga Bos Rokok

Para pemilik televisi ini juga masuk dalam deretan orang-orang terkaya di Indonesia.

7 Konglomerat Pemilik Stasiun Televisi di Indonesia, Ada Ketua Partai hingga Bos Rokok
TRIBUNJAKARTA
Konglomerat Indonesia Budi Hartono dan Michael Hartono yang juga memiliki jaringan Mola TV

JAKARTA, TRIBUNBATAM,id - Konglomerat Indonesia cukup banyak, namun hanya sebagian kecil yang memiliki bisnis stasiun televisi.

Bisnis stasiun televisi adalah industri padat modal, sehingga diperlukan investasi yang tak sedikit. Dari besaran modalnya itu pula, sudah dipastikan kalau para pemilik stasiun televisi adalah para konglomerat papan atas.

Di Indonesia, sejumlah kepemilikan televisi saling terkait dengan bisnis media. Para pemilik televisi ini juga masuk dalam deretan orang-orang terkaya di Indonesia.

Berikut ini adalah daftar 7 konglomerat pemilik stasiun televisi di Indonesia yang masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes, Kamis (3/6/2021):

1. Hary Tanoe
Siapa tak kenal Hary Tanoe. Ketua Umum Partai Perindo ini sudah mengawalinya kiprah bisnisnya sejak lulus kuliah. Sampai saat ini, ada lebih dari 60 perusahaan yang dimilikinya yang terdiri dari stasiun televisi, radio, media online, dan koran.

Tahun 2016, Hary Tanoe telah melepaskan posisinya sebagai CEO Media Nusantara Citra (MNC) dan mulai fokus terjun ke dunia politik. Lewat MNC Group, dia mengendalikan stasiun televisi RCTI, MNC TV, dan Global TV.

Selain itu, lewat perusahaannya yang lain, MNC Land, pria berusia 54 tahun ini berekspansi membangun resor di Bali dan Jawa Barat dengan menggandeng perusahaan milik Donald Trump.

Hary Tanoe berada di urutan ke-33 sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes, dengan pundi kekayaan sebesar 950 juta dollar AS.

2. Eddy Kusnadi Sariaatmadja
Eddy Kusnadi Sariaatmadja merupakan salah satu pendiri Grup Emtek tahun 1983. Awalnya, perusahaan tersebut bergerak sebagai distributor tunggal komputer merek Compaq. Saat ini, Eddy menjadi pengendali saham Emtek yang memiliki stasiun televisi SCTV, Indonesia, O Channel, dan TV kabel.

Eddy menempatkan putranya, Alvin Sariatmadja, sebagai Presiden Direktur Emtek atau PT Elang Mahkota Teknologi. Emtek juga mengambil alih kepemilikan stasiun televisi Indosiar, yang sebelumnya sempat dikuasai Grup Salim.

Halaman
123
Editor: Rimna Sari Bangun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved